21 July 2021, 15:05 WIB

Antisipasi Kekurangan Tempat Tidur, Bangka Dirikan Karantina Terpadu di Desa dan Kelurahan


Rendy  Ferdiansyah | Nusantara

UNTUK mengantisipasi kurang tempat tidur merawat pasien positif covid-19 di tengah melonjaknya kasus saat ini. Pemerintah Kabupaten Bangka mendirikan karantina terpadu di desa dan kelurahan.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Boy Yandra mengatakan, kasus covid-19 di Bangka saat ini terus mengalami lonjakan. "Kasus terus melonjak, keterisian tempat tidur di sejumlah wisma karantina kita hampir penuh, nah untuk antisipasi kekurang tempat tidur, kita dirikan karantina terpadu di masing-masing kelurahan dan desa," kata Boy, Rabu (21/7).

Karantina terpadu ini, merupakan upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 dari orang yang positif isolasi mandiri. ''Jadi nantinya kalau positif di desa tau kelurahan tidak boleh lagi isolasi mandiri, harus karantina di tempat yang sudah disiapkan di desa atau kelurahan," ujarnya.

Ia menjelaskan data terkini covid-19 di Bangka, Positif 5.713 orang, sembuh 4.845 orang, dirawat 747 orang, dan yang meninggal 121 orang. (RF/OL-10)

BERITA TERKAIT