21 July 2021, 17:10 WIB

Lapas Kelas II B Tasikmalaya Bagikan Daging Kurban pada Warga Isoman


Kristiadi | Nusantara

KEMENTERIAN hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tasikmalaya, Jawa Barat, membagikan daging kurban bagi warga terdampak pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Pembagian daging tersebut, diberikan juga kepada warga yang menjalani isoman di Kota Tasikmalaya.

Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Davy Bartian mengatakan, Kementerian Hukum dan HAM melaksanakan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat terdampak PPKM level 4 dan juga warga yang menjalani isoman. Hal ini agar mereka bisa mendapat bantuan berupa daging kurban, paket sembako, multivitamin dan juga masker. Karena, kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud rasa kepedulian sesama agar mereka tetap di rumah saja.

"Lapas Kelas II B Tasikmalaya melaksanakan kegiatan bakti sosial 'KUMHAM BERBAGI' bagi masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid-19, prioritas masyarakat kecil yang tidak mempunyai pendapatan tetap termasuk warga yang sedang melaksanakan Isolasi mandiri. Karena, pembagian daging kurban yang telah diberikan untuk meringankan beban supaya dari mereka tetap semangat untuk sembuh," katanya, Rabu (21/7/2021).

Ia mengatakan, pembagian ratusan kantong plastik berisi daging kurban diberikan secara door to door agar mereka bisa menikmatinya dan meringankan beban kehidupan sehari-hari selama pandemi Covid-19 yang mana mereka tidak mempunyai pendapatan tetap. Namun, petugas Lapas Kelas II B Tasikmalaya selama ini memberikan paket sembako, masker dan multivitamin warga yang menjalani Isoman di rumahnya.

"Pelaksanaan PPKM level 4, Kemenhumkam melalui Lapas Kelas II B Tasikmalaya secara door to door melaksanakan bakti sosial bagi warga terdampak pandemi Covid-19. Bantuan diberikan di Kecamatan Tawang, taman Kota, perempatan Mitra Batik, pejalan kaki, abang becak dan lainnya. Kami, juga tetap berharap agar masa pandemi yang terjadi secepatnya hilang dan perekonomian masyarakat kembali berjalan normal," ujarnya.

Menurutnya, pembagian paket sembako bagi warga terdampak akan dilakukannya secara bertahap terutamanya yang belum menerima bantuan akan diberikan secara langsung agar mereka bisa bertahan selama pandemi Covid-19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bantuan bantuan tersebut, merupakan tugas bersama dan juga memberikan edukasi agar warga tetap di rumah sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus korona.

"Dalam pembagian paket sembako, vitamin dan masker tersebut supaya masyarakat tetap menerapkan aturan pemerintah dan tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona. Karena, virus korona memang tidak bisa dilihat dan masih ada di mana-mana tapi dengan tujuan tersebut supaya mereka tetap memakai msker, menjaga jarak, mencuci tangan, hindari kerumunan dan membatasi mobilitas," paparnya. (AD/OL-10)

BERITA TERKAIT