21 July 2021, 16:47 WIB

Pemkot Malang Perluas Rumah Karantina Pasien Covid-19


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, memperluas rumah karantina bagi pasien Covid-19 mengingat kasus baru dan angka kematian terus meningkat. Sampai PPKM diperpanjang, penambahan kasus terus terjadi. 

"Perluasan rumah karantina mengambil skenario memanfaatkan rumah inap atau guest house, losmen dan hotel. Nantinya, SOP sama seperti safe house Kawi," tegas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang Nur Widianto, Rabu (21/7).

Penanganan cepat dengan menyiapkan tambahan rumah karantina ini lengkap dengan trauma healing. "Pemkot sudah melakukan pendampingan di safe house dan memberikan panduan. Petugas puskesmas melakukan penguatan psikologis dan mental via telepon," katanya.

Perluasan vaksinasi pun dipercepat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif menyatakan dari 63 ribu dosis terealisasi 340 ribu dosis pertama dan kedua. "Target vaksinasi secepatnya tercapai 590 ribu warga atau 70% penduduk Kota Malang," kata Husnul.

Penambahan rumah karantina dan percepatan vaksinasi ini sesuai perintah Wali Kota Malang Sutiaji sejalan menambah 200 tabung oksigen. Hal ini mengingat kondisi keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan dan safe house over kapasitas. Karena itu sentra instalasi gawat darurat juga ditambah, alternatifnya di RSUD Kota Malang.

"Penyegeraan lokasi safe house baru untuk mengatasi pasien covid yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah. Setiap kecamatan, harus ada satu unit pemakaman melibatkan warga dan penguatan bantuan sosial," kata Sutiaji. (OL-15)

BERITA TERKAIT