21 July 2021, 14:46 WIB

ACT Bergerak Bantu Warga Terdampak PPKM Jawa-Bali


Faishol Taselan | Nusantara

AKSI Cepat Tanggap (ACT) berencana mendistribusikan 1.000 sapi kurban dan 1.000 ton beras serta 10 karton air minum mineral, untuk membantu masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali yang telah dipastikan diperpanjang hingga 25  Juli ini.  

"ACT bergerak juga memasifkan Operasi Pangan Gratis (OPG) dan program ini sebagian akan dilaksanakan di Jawa Timur," kata Head of Regional ACT Jawa Timur, Diki Taufik Sidiq di Surbaya, Rabu (21/7).

Menurutnya, sejak PPKM darurat aktivitas masyarakat terpaksa dihentikan. Bagi sebagian masyarakat, kebijakan ini dirasa cukup berat karena beberapa aktivitas yang terpaksa berhenti adalah kegiatan untuk mendapatkan penghasilan.

Untuk wilayah Jawa Timur peluncuran distribusi diadakan di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah di Kelurahan Ledok, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. "ACT telah menargetkan 38 kota dan kabupaten sebagai wilayah sasaran distribusi," ujarnya.

"Dengan membawa spirit Indonesia Darurat Solidaritas, kita merasa pembatasan ini tidak boleh mengurangi sama sekali solidaritas. Budaya gotong-royong, kebersamaan harus kita ciptakan. Kita harus saling membantu," lanjut Diki.

baca juga: Bansos
.
Pihaknya berharap semaua Lembaga keagamaan yang menjadi simpul-simpul umat, saling bergandengan tangan dan menghadirkan rasa optimisme bagi masyarakat. PPKM itu bukan sesuatu yang membuat kita terpuruk, tapi sejatinya menstimulasi kita untuk makin solid, merapatkan barisan, dan tolong-menolong.

Program ini pun disambut baik oleh Wakil Ketua MUI Jatim  K.H. Achmad Fachrur Rozi. Dalam kesempatan itu, ia turut mengajak masyarakat dapat terlibat dalam gerakan kedermawanan ini.

"Walau terpisah oleh jarak, tapi hati, pikiran, dan kepedulian harus dekat. Dan inilah sebagai perwujudan bahwa kita dekat dengan Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Dengan demikianlah rezeki kita akan dipermudah," pungkasnya. (N-1)

 

BERITA TERKAIT