21 July 2021, 11:55 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam Disetop Karena Tiada Stok


Hendri Kremer | Nusantara

PEMERINTAH Kota Batam menunda vaksinasi Covid-19 dosis pertama karena stoknya habis. Hingga saat ini warga Batam yang sudah divaksin covid-19 telah mencapai 58 hingga 59 persen untuk dosis pertama.

"Stok vaksin sekarang lagi kosong, info dari Menteri Kesehatan minggu ini sudah akan datang lagi, jadi masyarakata di daerah ini nggak usah khawatir," kata Wali Kota Batam Rudi, Rabu (21/7).

Untuk saat ini, dosis kedua masih sedikit, yakni baru beberapa persen. Terkait masalah stok vaksin itu, pihaknya sudah menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

"Saya tidak boleh langsung minta sama Menteri Kesehatan, saya harus minta melalui Gubernur. Nanti Gubernur lah yang menyampaikan kepada Pemerintah pusat," ujarnya.

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pemerintah Pusat, bahwa vaksin yang akan datang nantinya ada lima macam, yakni dari China, Inggris dan Amerika. Agar target 70% warga divaksin bisa terealisasi. Sebab vaksin adalah salah satu yang membantu untuk menyelesaikan masalah covid-19.

"Karena biasanya kalau orang yang sudah divaksin apabila terjangkit Covid-19 maka dalam waktu 5 hingga 6 hari bisa sembuh. Kalau bagi yang belum divaksin dia baru bisa sembuh mencapai 20 hari," katanya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap disiplin, patuhi protokol kesehatan (Prokes) dan mematuhi aturan yang sudah dibuat oleh Pemerintah. (OL-13)

Baca Juga: Kota Kupang Gelar Vaksinasi Covid-19 di 21 Faskes

 

BERITA TERKAIT