20 July 2021, 20:15 WIB

Pemprov Papua Berencana Lockdown Satu Bulan Penuh


Marcelinus Kelen | Nusantara

MASYARAKAT Papua diminta bersiap menghadapi kemungkinan lockdown selama satu bulan selama Agustus mendatang. Masalah lockdown akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Rabu (21/7.) 

"Besok direncanakan rapat Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua membahas evaluasi PPKM Mikro yang akan berakhir pada 25 Juli 2021. Perihal rencana penutupan akses keluar-masuk Provinsi Papua, dikecualikan pada aktivitas yang berhubungan dengan PON XX Papua 2021," jelas Juru Bicara (Jubir) Gubernur Papua, Rifai Darus, Selasa (20/) .

Dikemukakan Rifai Darus, Gubernur Papua Lukas Enembe akan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro di Provinsi Papua sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Papua Nomor: 440/7736/SET.

Surat Edaran tersebut masih berlaku hingga 25 Juli 2021 untuk itu Gubernur Papua meminta kepada seluruh pihak terkait agar dapat bersinergi dan bergerak lebih cepat dan tepat guna memastikan situasi pandemi Covid-19 di Papua tidak semakin parah.

Gubernur Papua Lukas Enembe juga mengharapkan, bupati dan wali kota se-Provinsi Papua dapat menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah maupun yang akan dikeluarkan oleh Pemprov Papua. Hal ini bertujuan untuk memperlancar persiapan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 dan lebih jauh lagi untuk menyelamatkan setiap nyawa penduduk di Tanah Papua dari ancaman virus Covid-19.

"Sebagai Tuan Rumah PON XX, Papua akan terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakkan pagelaran PON XX tersebut. Untuk itu, Gubernur Papua Lukas Enembe juga berpesan kepada Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua agar dapat mengebut dan menambah akselerasinya dalam melakukan vaksinasi kepada seluruh warga di Papua demi tercapainya herd immunity jelang PON XX Papua 2021 yang akan diselenggarakan 73 hari lagi," papar Rifai Darus. (OL-15)

BERITA TERKAIT