20 July 2021, 19:25 WIB

Titik Panas Bertambah, BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di NTT


Palce Amalo | Nusantara

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari  Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (20/7), mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peringatan itu dikeluarkan menyusul terus bertambahnya titik panas (hotspot) yang terdeteksi.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi mengatakan dalam dua hari terakhir, muncul 15 titik panas di Pulau Sumba, Flores, dan Timor. Menurutnya, titik panas pada Selasa terpantau di Sumba Tengah sebanyak satu titik dan empat titik di Sumba Timur, berkurang jika dibandingkan titik panas pada 19 Juli sebanyak empat titik di Sumba Timur, satu titik di Sumba Barat Daya, lima titik di Flores dan satu titik di Pulau Timor. 

Potensi terjadinya karhutla makin besar karena kecepatan angin berkisar berkisar antara 30-40 kilometer per jam. Selain itu, suhu udara di NTT berkisar antara 19-33 derajat celcius karena daerah itu mulai memasuki puncak kemarau. 

"Waspadai potensi angin kencang di wilayah Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba dan potensi kebakaran lahan," katanya lewat keterangan  tertulis. (OL-15)

BERITA TERKAIT