20 July 2021, 18:50 WIB

Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Cianjur Masih Sangat Rendah


Benny Bastiandy | Nusantara

CAKUPAN vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, relatif masih rendah. Kisarannya di angka 7,5% dari jumlah sasaran sekitar 2 juta jiwa lebih.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan sasaran yang sudah divaksinasi di Kabupaten Cianjur baru mencapai sekitar 150 ribu-200 ribu orang. Mereka terdiri dari kalangan tenaga kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, serta warga berusia di atas 18 tahun.

"Mereka yang sudah divaksin merupakan prioritas karena berisiko tinggi rentan terpapar covid,19," kata Yusman, Selasa (20/7).

Sampai saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur masih melakukan vaksinasi massal bagi berbagai kalangan, terutama tenaga kesehatan serta warga berusia di atas 18 tahun. Rata-rata pelaksanaannya tersentralisasi di setiap puskesmas. "Masih terus berlanjut untuk vaksinasi," ucapnya.

Namun vaksinasi saat ini tidak seagresif saat awal. Pasalnya, stok vaksin di Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan sudah cukup menipis.

"Kita sudah salurkan vaksinasi ini ke setiap puskesmas. Di puskesmas sendiri, vaksinasi sudah dijadwalkan. Jadwalnya tergantung dari masing-masing puskesmas. Ada yang melaksanakan seminggu dua kali atau tiga kali," tutur Yusman.

Distribusi vaksinasi covid-19 ke setiap puskesmas maksimal bisa mencapai 200 dosis. Hingga saat ini Kabupaten Cianjur belum menerima kembali distribusi vaksin sehingga stok yang ada menipis.

"Belum, kita belum menerima kembali distribusi vaksin. Terakhir itu sekitar tiga minggu yang lalu," jelasnya.

Dinkes Kabupaten Cianjur masih menunggu kelancaran distribusi dosis vaksin dari Pemprov Jabar. Sehingga target bisa menyelesaikan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) bisa tercapai. "Sesuai target pemerintah pusat, akhir Desember nanti semua sasaran bisa divaksin," pungkasnya. (BK/OL-15)

BERITA TERKAIT