20 July 2021, 16:35 WIB

Kota Malang Kekurangan Stok Tabung Oksigen


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Malang menyatakan kekurangan tabung oksigen, sehingga harus membeli pasokan ke wilayah Ibu Kota Jawa Timur, Surabaya.

"Ini saya minta untuk mencari ke Surabaya, karena di Malang faktanya memang sulit (mencari tabung oksigen)," ungkap Wali Kota Malang Sutiaji, Selasa (20/7).

Berdasarkan pantauan di lapangan, lanjut dia, stok oksigen memang masih tersedia. Namun, yang menjadi persoalan ialah minimnya stok tabung oksigen. Apalagi pasien covid-19 di Malang mengalami peningkatan.

Baca juga: Tahun Ini, Keraton Yogyakarta Tiadakan Arak-Arakan Gunungan Grebeg Besar

Oleh karena itu, Pemkot Malang berupaya menambah tabung oksigen sekitar 100-200 unit, dengan membeli dari distributor di Surabaya. Tabung oksigen nantinya untuk pasien covid-19 yang menjalani isolasi.

"Pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan bukan hanya warga Kota Malang, tetapi juga dari luar daerah," imbuhnya.

Saat awal PPKM darurat, kebanyakan pasien covid-19 merupakan warga luar Kota  Malang. Hal ini membuat rumah sakit rujukan covid-19 dan rumah karantina mengalami over kapasitas.

Baca juga: PPKM Darurat Sukses Tekan Tingkat Penularan Covid-19 di Sumut

"Warga kami sampai kesulitan kamar," tutur Sutiaji.

Di samping menambah jumlah tabung oksigen, pihaknya juga membangun sentra instalasi gawat daurat covid-19 di RSUD Kota Malang. Pemkot Malang pun membuat safe house tambahan bagi pasien covid-19 yang tidak bisa isolasi mandiri di rumah.

"Kami juga memperkuat bantuan sosial dan penguatan pemakaman mandiri. Masing-masing kecamatan membentuk satu unit pemakaman dengan melibatkan warga," pungkasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT