20 July 2021, 07:58 WIB

Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 460 Orang, 46 Meninggal


Djoko Sardjono | Nusantara

SATGAS Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (19/7), melaporkan ada penambahan 460 kasus terkonfirmasi positif dan 46 orang meninggal dunia. Di sisi lain, pasien sembuh juga bertambah 424 orang.

Sementara itu, jumlah kasus positif covid-19 di Klaten akumulatif 24.624 orang. Sebanyak 18.176 di antaranya sembuh, 4.889 menjalani perawatan di rumah sakit/isolasi mandiri, dan 1.559 orang meninggal dunia.

Menurut Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Cahyono Widodo, dari penambahan 460 kasus positif, 173 orang kontak erat, 15 tertular saat di luar daerah, dan 272 orang lainnya terpapar di Klaten.

Penambahan kasus positif berasal dari 24 kecamatan di Klaten yakni Kecamatan Bayat (8), Cawas (31), Gantiwarno (25), Jatinom (3), Kebonarum (7), Jogonalan (31), Juwiring (10), Kalikotes (24), Karanganom (55), dan Karangdowo (20).

Kemudian, Kemalang (4), Klaten Selatan (10), Klaten Tengah (44), Klaten Utara (80), Tulung (7), Manisrenggo (9), Ngawen (16), Pedan (8), Trucuk (10),  Polanharjo (6), Prambanan (8), Wedi (22), Wonosari (3) dan Karangnongko (14).

Adapun 46 orang yang dilaporkan meninggal dunia, kali ini, 34 di antaranya terkonfirmasi positif covid-19. Sedangkan 12 orang lainnya meninggal saat mereka tengah menjalani perawatan di rumah sakit/isolasi mandiri.

Baca juga: Bupati Klaten Salurkan Hewan Kurban 12 Sapi dan 22 Kambing

Di sisi lain, lanjut Cahyono, pasien 424 orang yang dinyatakan sembuh, sebelumnya mereka dirawat di rumah sakit/isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis. Pasien yang sembuh ini warga asal 23 kecamatan di Klaten

"Sekalipun dinyatakan sudah sembuh, mereka tetap diharuskan untuk isolasi di rumah minimal tujuh hari. Dengan menjalani isolasi lanjutan di rumah, pasien yang baru sembuh itu diharapkan benar-benar sehat," ungkapnya.

Penambahan kasus positif covid-19 di Klaten stabil tinggi sejak 24 Juni. Karena itu, Cahyono kembali mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, serta meningkatkan pola hidup bersih dan sehat.(OL-5)

BERITA TERKAIT