18 July 2021, 17:08 WIB

Polda Babel dan PLN Sinergi Cegah Sebaran Covid-19


mediaindonesia.com | Nusantara

POLDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) dan PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN UIW Babel) sinergi cegah sebaran Covid-19 di daerah tersebut. 

Kedua pihak kompak melakukan sosialisasi sambil membagikan masker,  handsanitizer dan sabun cuci tangan langsung ke masyarakat dalam kegiatan bersama Jumat  (16/07) di masjid Jami Air Mesu, Bangka Tengah.

Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang terjalin dengan PLN untuk mensosialisasikan pentingnya prokes kepada masyarakat. 

“Hari ini saya bersama dengan General Manager PLN Babel melakukan sosialisasi  kepada jemaah Masjid Jami' Air Mesu untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dengan taat protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan,” ucapnya. 

Sementara itu, General Manager PLN UIW Babel Amris Adnan mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian PLN. 

“Dengan perkembangan penyebaran Covid-19 akhir-akhir dimana dimana 15 Juli 2021 4 kabupaten/kota di Babel berada pada zona merah, tiga Kabupaten pada zona oranye dan tidak ada kota/Kabupaten di Babel yang berada di zona kuning dan hijau," kata Amris.

"Kondisi ini membuat PLN merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi dengan aksi sosialisasi dan pembagian masker serta handsanitizer. Kami berkolaborasi dengan Polda karena Polda menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan dan memastikan jalannya protokol kesehatan kepada masyarakat. Kita berharap masyarakat semakin sadar utk menjalankan  prokes sehingga penyebaran wabah covid-19 bisa kita tekan," jelasnya. 

Kedua pihak berharap masyarakat menjadi semakin sadar akan pentingnya penggunaan masker, karena dengan memakai masker artinya melindungi diri sendiri dan masyarakat. 

Kegiatan sosialisasi ini akan terus dilakukan di beberapa lokasi, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang terpanggil untuk patuh dengan protokol kesehatan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT