18 July 2021, 14:07 WIB

Dua Pasien Covid-19 Isoman di Solo Meninggal


Widjajadi | Nusantara

SEDIKITNYA dua warga terpapar covid-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri. Sayangnya Dinas Kesehatan (Dinkes ) Kota Solo belum bisa memastikan jumlah pasti, pasien atau warga terpapar yang meninggal tersebut.

"Seingat saya pekan ini ada dua pasien covid-19 meninggal dunia saat menjalani isoman di rumah. Data lengkapnya saya lupa," kata Kepala Dinkes Kota Siti Wahyuningsih ketika dikonfirmasi, Minggu (18/7).

Menurut dia, pasien yang meninggal dalam perawatan isoman itu memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Untuk pasien yang memiliki gejala sedang dan berat biasanya dirawat di rumah sakit.

Dia memaparkan pasien gejala ringan belum punya solusi untuk perawatan di rumah sakit saat ini. RS Darurat AHD (Asrama Haji Donohudan) jika sudah selesai renovasi akan menjadi tempat alternatif perawatan gejala ringan.

Ning menegaskan, hingga kini kondisi bed occupancy rate (BOR) RS rujukan covid-19 Solo sudah merah atau di atas 90%. Dengan kehadiran RS Darurat AHD, nanti menjadin pemecah kepadatan rumah sakit di Solo.

Pada bagian lain, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sumarmo, Yani Hajat, mengatakan Bandara Adi Sumarmo Solo pada Sabtu (17/7) menerima kiriman 14.175 ton oksigen dari Singapura pesanan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. Kiriman oksigen tersebut diangkut dengan pesawat charter kargo PT My Indo Airlines. 

Baca juga: Satgas Covid-19 Babel Sesalkan Ada Izin Salat Iduladha Berjemaah di Zona Merah
 

Pesawat itu tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo, Sabtu (17/7). Saat ini barang oksigen sebaganyak 200 tabung itu masih berada di Terminal Logistik. Pihak bandara masih menunggu pengambilan ribuan ton oksigen oleh DKK Solo. Sejauh ini, barang kargo sudah diperiksa petugas Imigrasi, Bea Cukai, dan ground handling. (OL-14)

BERITA TERKAIT