09 July 2021, 09:40 WIB

Purbalingga Lockdown Wilayahnya hingga Minggu


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMKAB Purbalingga, Jawa Tengah melakukan lockdown kota atau menutup diri dalam rangka Gerakan Tiga Hari di Rumah Saja. Gerakan tersebut sebagai upaya menekan mobilitas masyarakat khususnya di Kota Purbalingga, dimulai Jumat (9/7) hingga Minggu (11/7) mendatang.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan bahwa penutupan jalan-jalan protokol ke arah Kota Purbalingga dilakukan untuk mendukung Gerakan Tiga Hari di Rumah Saja.

"Kita ingin masyarakat mengurangi mobilitas. Sehingga jalan-jalan masuk ke Kota Purbalingga ditutup," jelasnya.

Menurutnya, ada sejumlah titik penyekatan dan penutupan. Di antaranya adalah di lingkar luar adalah Terminal arah Kota Purbalingga, Simpang Empat Kedungmenjangan arah Bancar, Simpang Empat Karangkabur arah Kota Purbalingga dan Simpang Empat Sirongge arah Kota Purbalingga.

Selain itiu di lingkar dalam kota, penutupan dilaksanakan di lima titik yaitu Simpang Empat Kompo ke arah Alun-alun, Simpang Tiga Mayong Selatan ke arah Alun-alun, Simpang Empat Polantas Mandiri ke arah Alun-alun, Simpang Empat GOR ke arah Food Center,  Simpang Tiga Kalikabong ke arah Food Center.

"Ini semua dilakukan untuk menurunkan kasus covid-19 di Purbalingga," katanya.

Bupati mengatakan bahwa pihaknya terus membuat terobosan, untuk menurunkan kasus covid-19 yang belakangan naik secara signifikan.

"Kalau kita tidak ada langkah yang sistematis, tidak ada terobosan-terobosan yang signifikan, maka tidak akan kasus covid-19 di Purbalingga menurun. Oleh karena itu, bersama Forkompinda yang tergabung dalam Satgas Covid-19, disepakati bersama Gerakan Tiga Hari Di Rumah Saja," tegasnya. (OL-13)

Baca Juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Wilayah Indonesia

 

 

BERITA TERKAIT