08 July 2021, 15:02 WIB

Asrama Haji Dipersiapkan Jadi Rumah Isolasi Covid-19


mediaindonesia.com | Nusantara

PEMERINTAH Kota Palembang mengklaim sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan untuk memanfaatkan asrama haji menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19. Hal itu lantaran asrama haji tidak digunakan tahun ini karena tidak adanya keberangkatan haji akibat pandemi yang tak kunjung berakhir.

Selain itu, asrama haji juga memiliki banyak kamar dan fasilitas yang dinilai cocok untuk menjadi tempat isolasi.

"Kasus Covid-19 melonjak di Kota Palembang. Angka kasus terkonfirmasi kita terus naik dan BOR juga sudah capai 70% lebih. Karenanya kita ambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Pemprov Sumsel untuk menambah tempat tidur," kata Harnojoyo, Wali Kota Palembang, Kamis (8/7).

Ia mengatakan, koordinasi ini dilakukan sebab asrama haji selama ini dikelola dan menjadi tanggungjawab Pemprov Sumsel. Sehingga dibutuhkan izin dari Gubernur Sumsel untuk menggunakan asrama haji.

''Tadi kita sudah koordinasi dengan Pak Gubernur dan Pak Gubernur bilang akan mempersiapkan tempat yakni di Asrama Haji yang ada sebanyak 500 bed,'' jelas dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang angka terkonfirmasi Covid-19 per 6 Juli 2021 yakni sebanyak 153 kasus atau menjadi 16.067 kasus. Kemudian kesembuhan 66 kasus atau menjadi 14.278 kasus dan kematian ada 3 kasus atau menjadi 687 kasus.

Sementara itu, Polrestabes Palembang juga sudah mengundang pimpinan Rumah Sakit (RS) Rujukan yang ada di Kota Palembang. Hasilnya, rumah sakit rujukan menambah tempat tidur pasien Covid-19 dari 30% menjadi 40%.

''Polri siap menyetujui kesepakatan ini dari 30% menjadi 40% penambahan tempat tidur pasien Covid-19 yang ada di 18 RS rujukan di Kota Palembang,'' kata Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, Kapolrestabes Palembang. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT