25 June 2021, 01:13 WIB

Satgas Covid Jatim Tambah Satu Gedung Untuk Isolasi Mandiri


Faishol Taselan | Nusantara

SATGAS Covid-19 Jawa Timur membuka satu lagi gedung di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, untuk tempat isolasi bagi warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala. Gedung tambahan ini akan digunakan oleh Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemkot Surabaya secara bersama-sama.

"Ada gedung satu lagi yang baru diproses tadi malam rupanya akan digunakan bersama Pemkot dan Pemprov. Pemprov akan menaruh PMI yang positif di Gedung E2, kemudian Pemkot kalau membutuhkan juga diizinkan di sana. Dipakai berdua," ujarnya Kepala Asrama Haji Surabaya, Sugianto, Kamis (25/6). 

Gedung E2 terdiri dari dua lantai dengan daya tampung antara 200-300  orang. Beberapa hari sebelumnya, kata Sugianto, ada dua gedung yang  diserahkan kepada Pemkot Surabaya yaitu gedung E dan Hall E.

Dia menambahkan, selama lima hari terakhir pasien Covid-19 di Asrama Haji menunjukkan peningkatan "Hari ini saya catat lima hari terakhir trennya naik terus 353 sampai sekarang 513," katanya.

Tren kenaikan ini, menurut Sugianto, juga karena mulai terbangunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan isolasi mandiri. "Saya amati masyarakat sudah mulai sadar kalau sakit tidak perlu menularkannya dan harus segera isolasi mandiri ke rumah sakit," jelas Sugianto.

Untuk proses isolasi mandiri di Asrama Haji, pihaknya memastikan tidak dipungut biaya alias  gratis. "Tidak dipungut biaya, gratis dan tidak bayar. Baik kamarnya maupun makan tiga kali sehari dan pelayanan dokter dan medis," tegasnya.

Bagi warga yang akan isolasi mandiri di Asrama Haji cukup menunjukkan hasil swab PCR positif dan KTP. Warga luar Surabaya, kata Sugianto, juga bisa melakukan proses isolasi mandiri di sana. (OL-15)
 

BERITA TERKAIT