24 June 2021, 16:05 WIB

Penembakan Wartawan di Simalungun, Polisi Tangkap Dua Pelaku


Yoseph Pencawan | Nusantara

PIHAK kepolisian mulai mengungkap kasus penembakan terhadap seorang wartawan di Kabupaten Simalungun yang terjadi pada Sabtu (19/6) dini hari. Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan polisi bahkan sudah meringkus dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (24/6). "Benar, sudah ada yang diamankan," ujarnya.

Sumber di kepolisian mengungkapkan, pihak yang diduga terlibat aksi penembakan sebanyak dua orang.
Masing-masing berinisial YD dan AS. Saat ini keduanya telah diamankan tim gabungan yang dibentuk Polda Sumut.

Namun Kombes Hadi belum bersedia menyampaikan lebih detail mengenai hasil sementara yang lain dari proses pengusutan. Misalnya motif dari para pelaku melakukan aksi kejahatan itu.

Dia hanya memastikan bahwa informasi mengenai itu akan disampaikan langsung Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, dalam waktu dekat. Sebelumnya, Kapolda Panca mengungkapkan dalam pengusutan kasus ini pihaknya telah melakukan beberapa hal.

Salah satunya yaitu uji balistik terhadap selongsong dan proyektil peluru. Selongsong peluru ditemukan petugas di sekitar TKP, sedangkan proyektil diambil dari tubuh korban. Uji balistik dilakukan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut. Anggotanya juga sudah meminta keterangan dari 43 saksi.

 

Pada Sabtu (19/6) dini hari, Mara Salem (Marsal) Harahap, pemimpin redaksi salah satu media massa online di Sumut, ditemukan bersimbah darah di dalam mobil yang dikendarainya. Ia ditemukan tidak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Setelah dilakukan autopsi, Marsal dipastikan tewas akibat luka tembak yang dialaminya. (OL-14)

BERITA TERKAIT