23 June 2021, 21:15 WIB

Klaster Bangkalan Merembet ke Kota Malang lewat Takziah


Bagus Suryo | Nusantara

PENULARAN covid-19 dari klaster Bangkalan diduga merembet ke Kota Malang, Jawa Timur. Tujuh orang positif terpapar korona seusai takziah di Bangkalan, Madura.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, Rabu (23/6), mengatakan belum bisa memastikan virus yang menulari warga itu jenis varian delta. "Varian virus baru belum ada informasi dari beberapa center rujukan maupun dari Pemerintah Provinsi Jatim yang mengindikasikan Kota Malang ada varian baru. Belum ada info itu," tegasnya.

Saat ini tim gabungan sedang fokus menangani klaster covid-19 yang membuat tren pasien meningkat di Kota Malang. "Penanganan di klaster Tlogomas, Lowokdoro, Tretes, Bandulan, dan Jaksa  Agung Suprapto," katanya.

Keseluruhan klaster itu dari keluarga dan takziah. Khusus klaster Bandulan, tujuh orang sekeluarga positif covid-19 sepulang takziah di Bangkalan. Kini, mereka menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapang Ijen Boelevard Malang.

Terkait hal itu, Dinkes Kota Malang melakukan identifikasi, penelitian klinis, dan laboratorium bekerja sama dengan Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga, Surabaya. Hal itu dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya jenis virus varian baru dari klaster Bangkalan.

Yang pasti, lanjutnya, Dinkes sudah melakukan rapat koordinasi untuk menyikapi klaster covid-19 melibatkan semua organisasi perangkat daerah dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. "Hasil rakor harus penguatan PPKM mikro tingkat RT untuk mengendalikan mobilitas warga. Juga penguatan protokol kesehatan selama PPKM mikro untuk edukasi kepada warga agar disiplin prokes," imbuhnya.

 

Sedangkan pemicu munculnya klaster di sejumlah kelurahan karena faktor mobilitas warga di luar dan dalam kampung. Warga diimbau meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan covid-19. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT