22 June 2021, 21:50 WIB

Anggaran Menipis, Jabar Belum Rencanakan Terapkan PSBB


Benny Bastiandy |

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil, memastikan belum ada rencana melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai upaya mengendalikan penyebaran covid-19. Satu di antara alasannya keterbatasan anggaran yang semakin menipis.

"Iya, kami sudah tidak punya banyak anggaran lagi kalau harus melakukan PSBB dengan subsidi," terang Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, seusai meninjau ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi di RSUD Sayang Cianjur, Selasa (22/6).

Kalaupun PSBB diterapkan, sebut Emil, pengambil kebijakannya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Konsekuensinya, pemerintah daerah pun harus menyiapkan kompensasi, misalnya sembako untuk masyarakat.

"Kalau diputuskan PSBB, maka harus disiapkan sembakonya kepada masyarakat karena tidak bekerja. Tapi tidak semua orang hisa WFH (work from home). Ada profesi-profesi yang kalau WFH tak dapat penghasilan. Nah itu agak rumit lah," tegasnya.

Menurut Emil, anggaran penanganan covid-19 selama ini banyak digunakan membeli masker, alat pelindung diri (APD), dan lainnya. Karena itu, lanjut Emil, kondisi anggaran sekarang yang sudah kembang-kempis merupakan kenyataan saat ini.

"Tapi kondisi ini sudah pernah terjadi di awal tahun. Jadi kami berharap, polanya sama, kemudian menurun setelah 4 minggu ya. Jadi masih ada 2 minggu lagi. Nah setelah nanti turun, jangan sampai ada libur panjang lagi," pungkas Emil. (BB)

BERITA TERKAIT