21 June 2021, 20:20 WIB

Laboratorium Kesehatan Jawa Barat Periksa 9.000 Sampel Covid-19 per Hari


Bayu Anggoro | Nusantara

ANGKA kasus positif virus korona di Jawa Barat terus meningkat.
Ini tidak terlepas dari ditambahnya kapasitas pemeriksaan sampel masyarakat dengan metode PCR di Laboratorium Kesehatan Jawa Barat.

Kepala Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat Emma Rahmawati
mengatakan, biasanya pihaknya memeriksa 3.000 sampel dalam setiap hari.
Namun, kini jumlahnya naik tiga kali lipat menjadi 9.000 sampel per hari. Untuk memeriksa sampel sebanyak itu, pihaknya menerjunkan 67 petugas yang terdiri dari 55 organik dan 12 relawan.

Dengan jumlah petugas sebanyak itu, mereka tetap harus bekerja keras. Selain mampu menambah kapasitas pemeriksaan sampel, kerja keras itu juga membuat penghargaan, yakni diraihnya standard ISO 17043 sebagai
Standar Internasional bagi Laboratorium Penyelenggara Uji Profiensi.

Tak hanya menjadi perwujudan semangat Jabar Juara Lahir Barin, capaian
gemilang Labkes Jabar dalam mempertahankan ISO 17043 tentu menjadi bukti kerja keras yang patut mendapatkan apresiasi.

Menurut Emma, capaian tersebut seakan menjadi kado indah atas kerja keras seluruh jajaran di Labkes Prov Jabar di tengah kondisi pandemi ini.

"Terutama pada saat ini terasa sekali lonjakan kasus. Jumlah
sampel yang masuk ke Labkes Jabar kali lipat dari jumlah sampel tertinggi pada tahun lalu," katanya di Bandung, Senin (21/6).

Pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah
bersusah payah mempertahankan ISO ini. Hal yang membahagiakan dalam perolehan kelulusan ISO 17043 itu adalah pecapaian kerja keras seluruh Team/personel dalam melaksanakan penilaian 15 aspek manajemen dan 10 aspek teknis Selain penghargaan dari ISO 17043.

"Pada Tahun yang sama kami juga memperoleh predikat Lulus Paripurna dari Komite Akreditasi Laboratorium Kesehatan (KALK), juga melaksanakan Akreditasi Laboratorium Medik /ISO 15189 dengan menambah
lingkup akreditasi yaitu parameter pemeriksaan Covid 19, dan saat ini
sedang menunggu hasil," tambahnya.

Hal lain yang sedang dilaksanakan UPTD Labkes Prov jabar di tengah
pandemi ini adalah menjalin penguatan serta kolaborasi antar
Laboratorium Kesehatan se Indonesia dengan menjadi salah satu pemrakarsa terbentuknya Asosiasi Laboratorium Kesehatan Daerah Indonesia.

Pihaknya juga turut menyelenggarakan Munas ke 1 secara Virtual pada Tanggal 19 Juni 2021.

Selain itu UPTD Labkes Jabar juga mendorong terbentuknya Asosiasi
Laboratorium Kesehatan Jawa Barat yang akan ditetapkan setelah Munas
tersebut sebagai upaya peningkatan dan penguatan peran Labkes dalam
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat .

Saat disinggung terkait aktivitas pengujian sampling covid-19, Emma
menyikapi perkembangan terakhir kasus covid-19 yang cenderung naik
tajam.

Meskipun dengan tenaga yang terbatas, jajaran Labkes Jabar terus berupaya bekerja ekstra. "Kami bekerja di hilir dalam memutus mata rantai covid 19. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, selain 3T Tracing Testing dan Treament, sangat perlu upaya keras di hulu yaitu dengan tetap menjalankan 5M : Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak , Mengurangi Mobilitas, Menghindari Kerumunan. Apapun Varian virusnya senjatanya adalah 5 M." (N-2)

BERITA TERKAIT