21 June 2021, 11:05 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 4,4 Guncang Pangandaran


Kristiadi | Nusantara

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (21/6) pukul 08.01 WIB. Pusat gempa berada di 84 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, dengan titik 8.46 LS-108.41 BT di kedalaman 18 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Getaran gempa dirasakan sebagian warga di Kabupaten Pangandaran dan gelombang laut tak ada kenaikan meskipun sebagian warga sempat keluar rumah. Namun, mereka kembali lagi setelah getaran tersebut mereda," kata petugas operator Pelabuhan Perikanan Cikidang Pangandaran Massen Sutartono saat dihubungi Media Indonesia, Senin (21/6).

Massen mengatakan, masyarakat merasakan getaran gempa bumi yang terjadi di Pangandaran dan Kabupaten Garut. Belum adanya laporan kerusakan terkait gempa.

"Warga Pangandaran sekarang ini masih tetap waspada, dan untuk kejadian sekarang belum ada laporan kerusakan rumah. Namun, memang banyak warga yang keluar ketika merasakan getaran gempa," ujarnya.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan gempa bumi tektonik menguncang Kabupaten Pangandaran dari hasil analisa BMKG menunjukkan berkekuatan M=4.4. Episenter terletak pada koordinat 8.46 LS dan 108.41 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 84 km Barat Daya pada kedalaman 18 kilometer. Namun, jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran dalam Lempeng Eurasia (intraplate Eurasia).

Baca juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 5,2 Mengguncang Bengkulu

Gempa bumi dirasakan di wilayah Cipatujah, Sindangkerta, Lengokjaya dan Pangandaran dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Di Cikalong dan Pamoyanan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Untuk Gempa bumi susulan sampai dengan pukul 08.30 WIB hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan dan kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," paparnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT