21 June 2021, 10:15 WIB

Puluhan Peserta Ikuti Kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP di Lamongan


mediaindonesia.com | Nusantara

SEBANYAK 25 peserta ambil bagian dalam pembukaan Sekolah Lapang program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Irrigation) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Rabu (16/6). Kegiatan ini difasilitatori penyuluh dan staf lapangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan Sekolah Lapang IPDMIP memiliki banyak manfaat.

"Sekolah Lapang akan memberikan banyak pengetahuan baru buat petani maupun penyuluh. Pengetahuan tersebut bisa membantu meningkatkan produktivitas yang kita butuhkan untuk menjaga ketahanan pangan," tuturnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

"IPDMIP bertujuan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas agar pendapatannya juga meningkat," terang Dedi dalam keterangannya, Senin (21/6).

Ia menjelaskan, peningkatan produktivitas yang dituju IPDMIP, dilakukan dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM.

"Caranya, melalui sejumlah pelatihan, bimbingan teknis, termasuk juga Sekolah Lapang. Ilmu yang diberikan IPDMIP, diharapkan bisa diterapkan petani di lahan masing-masing," katanya.  

Di Lamongan, kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP dilakukan di daerah irigasi (DI) Sl Makam Santri. Tepatnya di Poktan Gotong Royong, Desa Palangan, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, Jatim.

Peserta sebanyak 25 orang, terdiri atas 18 laki-laki dan 7 perempuan. Sebagai supervisor adalah KUPT PPP Tikung dan Koord BPP Karangbinangun. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT