17 June 2021, 17:35 WIB

Awasi Program Pembangunan, Brebes Luncurkan Aplikasi SIAPbang


Supardji Rasban | Nusantara

UNTUK memperoleh hasil yang maksimal, tepat anggaran dan tepat waktu dalam proses pembangunan diperlukan pengawasan dari berbagai pihak utamanya pengawasan dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, meluncurkan Aplikasi Sistem Administrasi Pembangunan (SIAPbang). 

Bupati Brebes Idza Priyanti, menyampaikan bahwa dengan Aplikasi SIAPbang masyarakat bisa melihat pembangunan apa saja yang sedang dilakukan Pemkab Brebes. Baik nilai kontrak, masa pembangunan hingga progres yang telah dicapai.
     
"Sehingga ketika ada permasalahan yang dianggap menyalahi aturan, masyarakat bisa melaporkannya untuk segera diambil tindakan," ujar Idza di pendopo rumah dinas (rumdin) bupati Brebes, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Brebes Siapkan 3 Lokasi Karantina
     
Idza menyebut siapa pun boleh mengawasi program pembangunan yang dilaksanakan sejak pelaksanaan hingga selesainya suatu program. "Semuanya terbuka tidak ada yang ditutup-tutupi," ucap Idza.
     
Peluncuran aplikasi SIAPbang digelar di sela rapat koordinasi (rakor) Pengendalian Oprasional Kegiatan (POK) yang dihadiri selain bupati juga Wakil Bupati Brebes Narjo, Kapolres Brebes AKB Gatot Yulianto, Sekda Brebes Djoko Gunawan.
     
Rakor POK, merupakan kegiatan rutin sebagai upaya pembinaan dan pengendalian agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran dalam proses pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
     
Selain mengevaluasi pelaksanaan kegiatan masing masing OPD juga untuk meningkatkan koordinasi antar OPD terkait dengan permasalahan serta upaya pemecahan masalah dalam pelaksanaan kegiatan.
     
"Agar percepatan penyerapan anggaran dari SKPD seperti belanja barang dan jasa serta proses lelang bisa dioptimalkan. "Untuk lelang yang belum dilaksanakan harus secepatnya diselenggarakan," terang Idza.
     
Menurut bupati, selain percepatan penyerapan anggaran juga agar seluruh OPD membuat proposal kegiatan rencana kegiatan 2022 yang ditujukan kepada kementrian terkait.
     
"Tujuannya agardapat memperoleh akselerasi pelaksanaan program pemerintah pusat serta mendapat dukungan penganggarannya," pungkasnya. (JI/OL-10)

BERITA TERKAIT