17 June 2021, 22:38 WIB

41 Warga Satu Kampung di Garut Positif Covid-19


Kristiadi | Nusantara

SEBANYAK 41 warga Kampung Arinem, Desa Jayamekar, Kecamaran Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terkonfirmasi positif covid-19 dan mereka harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Penyebaran virus yang terjadi diduga dari salah seorang pendatang berasal dari Bandung.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan, penularan virus yang terjadi di satu kampung tersebut berawal dari seorang pendatang membawa wabah virus korona. Berdasarkan hasil yang diterima terdapat 38 orang terkonfirmasi positif covid-19.

"Tim surveilans melakukan penelusuran dan pemeriksaan langsung kepada 70 orang. Hasil yang didapatkan 38 orang positif hingga mereka menjalani isolasi mandiri di rumah. Akan tetapi, jumlahnya tersebut bertambah hingga menjadi 41 orang dari satu kampung. Ada rencana mereka akan dipusatkan di bangunan SD supaya penanganan lebih maksimal," katanya, Kamis (17/6).

Ia mengatakan kasus yang terjadi selama ini di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, telah mengalami penambahan berdasarkan data terakhir terdapat 87 warga positif. Pemerintah desa sudah menyiapkan GOR untuk tempat isolasi terpusat.

"Untuk sekarang ini tinggal sembilan orang yang diisolasi di GOR desa dan Satgas Covid-19 tetap melakukan pengawasan terhadap pasien agar dilakukan secara efektif. Namun, dari 87 orang terkonfirmasi positif covid-19 di satu kampung itu ada salah satunya dibawa ke puskesmas karena kondisi kesehatannya menurun," ujarnya.

 

Camat Pakenjeng Suherman mengatakan ada tiga dari 41 orang warga Kampung Arinem terkonfirmasi positif covid-19 harus dirujuk ke rumah sakit karena memiliki gejala. "Untuk 38 orang yang positif sekarang sedang diupayakan untuk masuk ke SDN 1 Jayamekar dan nanti dijadikan tempat isolasi mandiri terpusat agar penanganan lebih maksimal," paparnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT