16 June 2021, 21:14 WIB

Madura Masifkan Vaksinasi Covid-19


Mohammad Ghazi | Nusantara

DUA kabupaten di Madura, Jawa Timur, yakni Kabupaten Sampang dan Sumenep, terus memacu percepatan vaksinasi berskala besar. Kedua kabupaten menargetkan dalam sehari vaksinasi dilakukan setidaknya tiga ribu sasaran.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan dalam sehari, vaksinasi digelar di tiga kecamatan dengan target sasaran masing-masing seribu orang. "Dalam sehari setidaknya ada tiga ribu sasaran di tiga kecamatan. Sehingga dalam sepekan, minimal ada 21 ribu orang yang sudah divaksin," kata Achmad Fauzi, Rabu (16/6).

Sejauh ini, di Sumenep belum ada kendala pelaksanaan vaksinasi, terutama adanya penolakan dari tokoh masyarakat. Sehingga, Fauzi  yakin dalam waktu dua bulan vaksinasi berskala besar di Sumenep akan tuntas.

"Kendalanya hanya faktor geografis, karena sebagian wilayah kami adalah kepulauan. Ada sembilan kecamatan kepulauan dan empat diantaranya sangat jauh, yakni Masalembu, Sapeken, Kangayan dan Arjasa," katanya.

Karenanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk membantu pencapaian target vaksinasi di wilayah kecamatan terjauh tersebut. 

Di Kabupaten Sampang, pada Rabu (16/6), digelar vaksinasi dengan menghadirkan tiga ribu orang untuk wilayah Kecamatan Kota. Vaksinasi dilaksanakan di dua titik, yakni di halaman Pendopo Bupati dan asrama Kodim setempat. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang datang ke Sampang untuk memantau vaksinasi bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengatakan pihaknya meminta vaksinasi di Sampang agar dimaksimalkan karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bangkalan yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 cukup tajam.

"Di Bangkalan ada empat kecamatan zona merah dan hari ini (Rabu, 16/6) kemungkinan bertambah Kecamatan Burneh. Ini berbatasan dengan Sampang sehingga harus diwaspadai," kata Khofifah.

Bupati Sampang, Slamet Junaidi, mengatakan selain memasifkan pelaksanaan vaksinasi, pihaknya juga memoerketat penegakan protokol kesehatan, terutama di tempat umum dan perbatasan wilayah. "Ini mutlak kami lakukan untuk kebaikan bersama," kata Bupati. (OL-15) 
 

BERITA TERKAIT