13 June 2021, 09:00 WIB

Perhotelan di Jatim Sambut New Normal Dengan Sistem Digital


Heri Susetyo | Nusantara

HOTEL Information Technology Association (HITA) Jawa Timur siap mendukung upaya dunia usaha perhotelan dalam menyambut tatanan baru (new normal) di tengah kondisi pandemi covid-19.

Tatanan baru di masa pandemi ini harus dihadapi pelaku usaha dan karyawan demi kelangsungan hidup usaha perhotelan yang sempat terpuruk. Ribuan karyawan hotel dirumahkan, bahkan banyak hotel tutup atau dijual akibat tsunami covid-19 ini.

Hal ini dikatakan advisor HITA Indonesia Faisal Amir seusai acara pemilihan Ketua HITA Jatim di Surabaya, Sabtu malam (12/6). Muharom Rusdiana terpilih menjadi Ketua Hita Jatim mendapatkan 62% suara mengalahkan calon Lucky Arifianto dengan 38 suara.

Menurut Faisal, persaingan bisnis perhotelan yang ketat saat ini tidak hanya bergantung pada tataran harga, namun juga tidak terlepas dari fasilitas informasi dan teknologi (IT) pihak hotel. Sebab di era digital ini bisnis perhotelan sudah serba online yang membutuhkan perangkat lunak dan perangkat keras yang memadai serta operator yang andal.

"Ini tantangan bagi kita, hotel harus tetap berjalan, karena saat ini semua di era serba digital kita harus siap. Selain itu hotel harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat," kata Faisal.

baca juga: Jawa Timur

Bahkan ke depannya, kata Faisal, pelayanan maupun aktivitas operasional staf hotel juga diupayakan tanpa sentuh (touchless). Seperti absensi karyawan tidak lagi menggunakan sentuh sidik jari, melainkan dengan sistem touchless.

Demikian juga lift di hotel juga ke depannya tidak lagi sistem pencet tombol, melainkan juga menggunakan kartu. Bahkan fasilitas hand sanitiser di hotel-hotel saat ini sudah tidak pencet lagi, melainkan otomatis tanpa sentuh. Semua fasilitas seperti itu membutuhkan peran staf hotel di bagian IT. (N-1)

 

BERITA TERKAIT