12 June 2021, 22:34 WIB

Lewat Telkom, Menteri BUMN Salurkan Bantuan untuk SLB di Tasik


Kristiadi | Nusantara

MENTERI Badan Urusan Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sejumlah peralatan pendukung untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) Aisiyah berada si Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/6). Bantuan tersebut, diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Bantuan yang diberikan itu melalui PT Telkom (Persero) untuk mendukung pendidikan para difabel dan berupa peralatan digital terutama untuk mendukung Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah dan dengan adanya alat itu akan memudahkan anak-anak agar cepat mengerti," kata Erick Thohir, Sabtu (12/6/2021) di Kota Tasikmalaya.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikannya itu diharapkan agar anak-anak difabel tetap lebih semangat belajar karena proses pembelajaran menggunakan alat digital itu akan membuat anak-anak lebih mudah memahami. Karena, para guru juga dapat lebih mudah terutama dalam menyampaikan materi pelajaran dan tadi juga seperti difabel tuna rungu memakai buku perlu satu tahun untuk paham namun dengan bantuan tersebut memudahkan, hanya sebulan bisa paham.

Baca Juga: Erick: Percepatan Vaksinasi Akan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 4-5%

"Kami mengapresiasi para difabel semangat belajar di sekolah dan sejumlah difabel lainnya dari SLB Aisiyah yang lanjut kuliah. Kalau dari mereka saja semangat untuk kuliah dan masa generasi Indonesia yang lain kalah? Saya juga berharap agar jadi pacuan. Kementerian akan terus berusaha untuk membantu SLB-SLB lain dengan begitu, generasi muda Indonesia yang difabel tetap akan mendapatkan perhatian dan mereka juga bagian dari warga Indonesia seutuhnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SLB Aisiyah, Nurhayati mengatakan, bantuan itu sangat bermanfaat untuk KBM pada siswa di sekolahnya karena peralatan mengajar yang ada memang sangat terbatas. Namun, dengan adanya bantuan dari Telkom yang diberikan Menteri BUMN tersebut bisa terbantu dan nantinya anak-anak dengan cepat memahaminya.

"Kami menerima bantuan berupa laptop, tab, mesin tik braille, alat motorik untuk tuna grahita dan peralatan lainnya untuk membantu dalam proses pembelajaran. Karena, peralatan yang dimilikinya selama ini sangat terbatas dan dengan bantuan tersebut akan digunakan bagi siswanya," paparnya. (AD/OL-10)

BERITA TERKAIT