10 June 2021, 09:53 WIB

Masuk Zona Merah, PTM di Kabupaten Ciamis Tetap Berjalan


Adi Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Ciamis, Jawa Barat masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Namun, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tetap dilaksanakan. Alasannya, masih banyak daerah di Kabupaten Ciamis masih zona kuning.

"Kabupaten Ciamis memang sudah masuk di zona merah tetapi masih banyak desa sampai sekarang ini berstatus zona hijau dan kuning. Karena, sesuai surat edaran, PTM hanya boleh dilaksanakan di sekolah dengan status zona hijau dan kuning tapi sekolah yang berada di desa zona oranye (risiko sedang) dan merah (risiko tinggi) tetap kegiatan PTM dihentikan sementara," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat, Kamis (10/6)

Pihaknya, jelas Kadisdik Asep, telah berkoordinasi langsung dengan dinas kesehatan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Kegiatan yang dilakukan, di desa dengan level kewaspadaan zona hijau (tidak terdampak) dan zona kuning (risiko rendah) tetap dapat melaksanakan.

Ia mengatakan, kegiatan di sekolah selama ini hampir selesai karena dari kalender pendidikan sekolah hanya efektif pertengahan bulan Juni. Saat ini para siswa memasuki masa tenang sebelum pembagian rapor. Namun, biasanya masa kegiatan yang dilakukan dipakai porseni sambil menunggu kenaikan kelas tetapi dalam masa pandemi porseni tidak diadakan dan siswa kembali di rumah.

"Sekolah dilarang untuk mengadakan pesta kelulusan atau kenaikan kelas para siswa dan mereka harus melaksanakannya secara virtual karena kasus pandemi Covid-19 masih belum mereda. Untuk pembagian rapor bagi siswa di daerahnya sudah menggunakan rapor elektronik (e-rapor) dan orang tua siswa tidak perlu datang ke sekolah hanya mereka akan menerima melalui WA dan kalau mau mengambil fisik sekolah tetap menyediakan tapi pengambilan diatur," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, angka kematian kasus Covid-19 di daerahnya sudah mencapai 3,71 persen dan sekarang ini terdapat beberapa faktor yang menyebabkan angka kematian yakni pasien yang konfirmasi positif rata-rata lansia dan memiliki penyakit penyerta. Akan tetapi, dalam kegiatan PTM saat ini masih tetap dilaksanakan di zona kuning dan zona hijau.

"Peningkatan kasus yang terjadi karena angka kematian di Kabupaten Ciamis tinggi termasuk banyak warga Ciamis merantau ke luar daerah dinyatakan terkonfirmasi positif. Akan tetapi, untuk kegiatan PTM di sekolah sekarang tetap dilaksanakan di zona kuning dan hijau tetapi pelaksanaan menerapkan protokol kesehatan," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Setelah Tutup 1 Tahun, Wisata Embung Pelangi Mulai Bebenah

 

BERITA TERKAIT