09 June 2021, 18:16 WIB

Pemkot Denpasar Libatkan Swasta dalam Program Wajar 12 Tahun


Ruta Suryana | Nusantara

PEMERINTAH Kota Denpasar siap melibatkan peran serta sekolah swasta dalam mendukung program wajib belajar (wajar) 12 tahun di Kota Denpasar. Salah satu peran serta dalam pelibatan sekolah swasta adalah pada saat penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan saat PPDB, lulusan SD yang tidak ditampung di SMP Negeri dapat diarahkan masuk ke SMP swasta. ''Dengan adanya  perbedaan selisih antara jumlah lulusan Sekolah Dasar dan daya tampung SMP Negeri ini, bagi siswa yang tidak bisa ditampung di SMP Negeri akan diarahkan ke sekolah swasta,'' kata Wali Kota Jaya Negara saat menerima audiensi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (9/6).

Sementara Plt. Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya menambahkan daya tampung SMP Negeri yang ada sebanyak 4.080 orang, sedangkan jumlah lulusan SD tahun  ini sebanyak 13.000 orang.

Baca Juga: UKM di Denpasar Dilatih soal Manajemen Retail

''Di sini sudah jelas ada perbedaan selisih, sehingga tidak semua bisa ditampung di sekolah negeri. Maka dari itu bagi yang tidak tertampung di SMP Negeri diarahkan ke sekolah-sekolah swasta,'' ungkapnya.

Eddy Mulya menyebutkan dalam penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2021/2022 berpedoman pada petunjuk teknis yang telah diterbitkan. Salah satu petunjuk teknis dalam tersebut adalah mengatur daya tampung setiap sekolah.

Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali Gede Ngurah Ambara Putra mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar dalam pelibatan sekolah swasta untuk mendukung program pendidikan Kota Denpasar. ''Sinergitas yang sudah baik ini agar terus ditingkatkan demi kemajuan di Kota Denpasar,'' ujarnya. (RS/OL-10)

BERITA TERKAIT