09 June 2021, 08:26 WIB

Ratusan Warga Kudus Terpapar Covid Diisolasi di Luar Kudus


Akhmad Safuan | Nusantara

JUMLAH warga terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diberangkatkan untuk jalani isolasi berpusat ke Asrama Haji Donohudan Boyolali sudah mencapai 304 orang, Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng tambah 32 bus guna mengevaluasi warga Kudus ke asrama haji tersebut.

Pantauan mediaindonesia.com, Rabu (9/6) amuk virus korona di Kabupaten Kudus semakin menggila, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 bertambah hingga mencapai 1.987 orang yakni 441 orang dirawat di berbagai rumah sakit dalam dan luar daerah serta 1.546 orang jalani isolasi mandiri.

Jumlah warga Kudus terkonfirmasi covid-19 tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 1.764 orang terdiri dari 443 orang dirawat di
rumah sakit dan 1.321 orang jalani isolasi mandiri, sehingga untuk menekan penyebaran virus korona semakin meningkat sudah ratusan warga dipindahkan
ke Asrama Haji Donohudan Boyolali guna menjalani isolasi berpusat.

Sebanyak 14 bus sejak awal telah dipersiapkan untuk mengevakuasi warga terpapar korona yang sedang menjalani isolasi mandiri, bahkan berdasarkan
data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus hingga saat ini sudah 304 orang dipindah isolasi berpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali tersebut.

Jumlah warga terkonfirmasi covid-19 yang masih akan menjalani isolasi cukup lama, yang akan dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan itu diperkirakan akan terus terus bertambah, hal ini mengingat jumlah warga terpapar korona juga terus meningkat dan  guna dapat menekan penyebaran virus lebih luas lagi.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan dalam mempercepat evakuasi warga Kudus yang terkonfirmasi covid-19 ke
AsramaHaji Donohudan Boyolali, Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro menambahkan armada hingga secara keseluruhan capai 32 bus.

Jumlah warga terkonfirmasi covid-19 terus bertambah setiap harinya, lanjut Ahmad Luthfi, demikian juga yang menjalani isolasi mandiri sehingga untuk
mengantiaipasi terjadinya penyebaran lebih luas, maka mereka terutama yang masih akan cukup lama isolasi dipindahkan ke asrama haji tersebut.

"Jika Asrama Haji Donohudan Boyolali tidak muat, maka tiga tempat di Kota Semarang telah kita siapkan yakni Islamic center, rumah dinas wali kota dan
di Srondol," kata Ahmad Luthfi.

Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengungkapkan langkah manajemen kontijensi penanganan covid-19 di Kabupaten Kudus terus berlanjut, disamping itu dilakukan perbaikan data dengan menggabungkan data dimiliki TNI, Polri dan pemerintah daerah.

Langkah penggabungan data ini, ujar Rudianto, akan dapat disusun data yang akurat dan valid, sehingga secara persis diketahui jumlah maupun identitas
warga positif, sembuh, meninggal. "Perbaikan data dimulai dari PPKM mikro, puskesmas, rumah sakit  hingga dinas," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: Stok Darah di PMI Lebak Kritis

BERITA TERKAIT