08 June 2021, 23:43 WIB

Semua Preman Pengeroyok Anggota Marinir Berhasil Diringkus


Heri Susetyo | Nusantara

DUA preman pengeroyok anggota Marinir yang kabur sejak 23 Mei lalu akhirnya berhasil ditangkap Tim Resmob Polresta Sidoarjo. Total ada enam pelaku pengeroyokan yang dijadikan tersangka. Sejumlah orang yang sebelumnya disebut menjadi pelaku saat kejadian, ternyata hanya sebagai penonton. 

Keenam pelaku pengeroyokan anggota Marinir ini adalah UNH, RTR, FCP, YMK, DW dan US. DW dan US adalah pelaku yang baru berhasil diringkus. Keduanya kabur sejak peristiwa pengeroyokan pada Minggu dini hari lalu (23/5).
 
"DW dan US ini sempat kabur berpindah-pindah, sempat ke Jombang dan Madura," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji, Selasa (8/6). 

Baca Juga: TNI AL Bangun Monumen KRI Nanggala-402

DW bahkan sempat sembunyi di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Jombang dengan alasan untuk menenangkan diri. Dia memang diketahui pernah mondok menjadi santri di ponpes tersebut.
 
Para pelaku adalah sekelompok preman yang biasa mangkal di Terminal Bus Purabaya. Mereka dikenai pasal 170 ayat 2 ke 2E dan atau pasal 351 ayat 2 KUHP junto pasal 55 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun.
 
Seperti diketahui mereka melakukan pengeroyokan terhadap Pratu Marinir Jezezkial Yusuf Sakan, 28. Korban yang saat itu melintas di pintu keluar bus kota Terminal Purabaya tiba-tiba diteriaki maling oleh salah satu preman. (HS/OL-10) 

BERITA TERKAIT