08 June 2021, 23:39 WIB

UKM di Denpasar Dilatih soal Manajemen Retail


Ruta Suryana | Nusantara

PELAKU industri kecil menengah (IKM) atau usaha mikro menengah (UKM) di Kota Denpasar diberi pelatihan tentang manajemen retail. Kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar ini sebagai upaya meningkatkan daya saing UKM dan membantu akses pasar yang baik untuk produk-produknya melalui sinergi dengan jaringan toko swalayan.

Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya mengatakan pembinaan dan pelatihan ini juga sebagai langkah untuk menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan dan UKM bisa menjadi pemasok di jaringan pemasaran, distribusi toko swalayan serta pusat oleh-oleh.

''Dengan diberikannya pelatihan, diharapkan dapat mempermudah akses UKM Kota Denpasar untuk masuk ke toko swalayan khususnya. Di samping dapat membantu dan menambah wawasan UKM dalam mengembangkan akses pasar, juga membantu toko swalayan dalam menjalankan kewajibannya sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,'' ujar Eddy Mulya saat membuka pelatihan manajemen retail bagi IKM atau UKM, Selasa (8/6/2021) di ruang pertemuan Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar.

Baca Juga: Hadir di Surabaya, Program ShopeePay Dorong Pegiat UMKM

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan menyebutkan, bahwa Toko Swalayan wajib melaksanakan pengembangan kemitraan dengan UKM dan menyediakan ruang usaha strategis dan proporsional paling sedikit 30% dari luas toko swalayan.

Sementara itu Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang juga hadir, mengajak pelaku IKM/UKM yang telah terlibat dalam pelatihan retail ini dapat menjadi ruang diskusi dan pengalaman dalam melihat pemasaran produk dan sasaran target, hingga kualitas produk.

"Dalam masa pandemi saat ini banyak bermunculan usaha-usaha baru dari masyarakat sehingga dapat memberikan dampak dalam pemasaran produk baru sesuai dengan aturan yang ada," ujarnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Endharta menyampaikan pelatihan ritail yang bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk mengajak pelaku IKM/UKM untuk mengenal ritail modern yang bisa tumbuh dan bersinergi. Hal ini memberikan kesempatan yang luas bagi produk lokal untuk dapat dijual di toko modrn dan bersaing dengan produk yang sudah ada saat ini.

"Di Alfamart di Kota Denpasar sudah masuk 17 item produk lokal Denpasar dan ditaruh di bagian depan toko, dan kami yakin pelaku IKM/UKM dapat terfasilitasi dan Pemkot Denpasar berperan aktif  dalam memberikan penjelasan dan mendekatkan ritail kepada pelaku IKM/UKM tentang pemasaran produk," ujarnya. (RS/OL-10)
 

BERITA TERKAIT