08 June 2021, 17:29 WIB

Cianjur Masuk Zona Kuning, Warga Diminta Tingkatkan Prokes


Benny Bastiandy | Nusantara

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat menjadi zona kuning penyebaran covid 19. Namun Pemkab Cianjur mengingatkan masyarakat tidak ber-euforia dengan zonasi saat ini.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan hasil evaluasi, pekan ini Kabupaten Cianjur merupakan satu dari dua daerah di Jawa Barat yang berstatus zona kuning. Sebelumnya, Cianjur berada pada zona oranye.

"Berdasarkan hasil evaluasi dari Pemprov Jawa Barat, Cianjur dan Sukabumi sudah kembali ke zona kuning," kata Herman di sela peluncuran program 100 hari kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Desa Sindangsari Kecamatan Kadupandak, Selasa (8/6).

Namun Herman mengingatkan masyarakat harus tetap mendisiplinkan diri menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga penyebaran kasus covid-19 bisa terus ditekan.

"Kita harus kembali ke zona hijau. Dengan zona hijau, aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Anak-anak bisa kembali bersekolah. Ekonomi bisa bangkit lagi," tegasnya.

Herman selalu mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Gerakan tersebut cukup sederhana, namun padakenyataannya masih ada masyarakat yang melanggarnya. "Jangan terlalu banyak bepergian ke zona merah," ucapnya.

Kalaupun ditemukan warga yang terpapar, sebut Herman, tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur bergerak cepat melakukan 3T (tracing, testing, dan treatment). Jika berbagai anjuran itu dituruti semua elemen, Herman yakin Kabupaten Cianjur bisa terus menekan angka penyebaran covid-19. 

"Cianjur akan kembali pulih dan aktivitas pun bisa kembali berjalan normal," pungkasnya.

Hingga Senin (7/6), jumlah pasien konfirmasi covid-19 di Kabupaten Cianjur berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 terdata sebanyak 5.328 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.708 orang sudah dinyatakan sembuh. Sisanya sebanyak 357 orang masih menjalani isolasi dan 143 orang meninggal dunia. Sedangkan 120 orang lainnya beralamat di luar Cianjur. (OL-15)

BERITA TERKAIT