08 June 2021, 17:09 WIB

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Garut Hampir Penuh


Kristiadi | Nusantara

RUANG isolasi dan perawatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupatem Garut Jawa Barat, sudah hampir penuh dipenuhi. Hal ini disebakan adanya peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir yang rata-rata mencapai 100 kasus per hari.

"Keterisian ruangan isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan juga sudah mencapai 75 persen tapi untuk di rumah sakit tidak boleh terisi hingga 100 persen," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, Selasa (8/6/2021).

Ditambahkan Leli pemerintah setempat telah menyiapkan beberapa tempat isolasi terpusat untuk pasien Covid-19 bergejala ringan. "Untuk tempat isolasi terpusat untuk pasien gejala ringan berada di Islamic Center dan Rusun Gandasari," jelasnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Garut sekarang terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menambah kembali kapasitas ruang perawatan. Salah satunya menyiapkan ruang isolasi di setiap puskesmas yang telah ada di setiap desa diperuntukan bagi para pasien bergejala ringan. 

"Penyediaan ruang isolasi di desa-desa masih dikoordinasikan dengan Sekretaris Daerah. Dinas Kesehatan akan lebih menyiapkan lokasi di puskesmas untuk tempat isolasi bagi pasien. Akan tetapi, secara kedaruratan bisa digunakan untuk mengisolasi pasien Covid-19," ujarnya.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan kondisi rumah sakit masih bisa menampung para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tapi sekarang berencana menambah kembali ruang isolasi di rumah sakit supaya tidak terjadi lonjakan kasus dengan harapan mereka dapat tertangani dengan baik. Namun, apabila pasien masih bisa menjalani isolasi mandiri sebaiknya memang tidak perlu dibawa ke rumah sakit.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, angka kasus positif Covid-19 mencapai 10.995 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.106 orang masih menjalani isolasi mandiri, 407 pasien telah mendapat perawatan, 8.998 orang dinyatakan sembuh, dan 484 orang meninggal dunia. (OL-15)

BERITA TERKAIT