08 June 2021, 16:49 WIB

Pemkab Lamongan Isolasi Desa Klaster Covid-19


M Yakub | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjamin semua kebutuhan warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo paska munculnya klaster Covid-19 di desa tersebut. Di Desa Sidodowo wabah Covid-19 membuat 6 warga meninggal, 7 menjalani perawatan di rumah sakit, dan 73 warga lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Apa yang dibutuhkan masyarakat akan disediakan selama penyekatan dan isolasi ini. Kami melakukan isolasi di wilayah tersebut selama 14 hari," ungkap Bupati Yugronur Efendi, Selasa (8/6).

Bupati bersama, Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono dan Kapolres AKB Miko Indrayana juga berencana meninjau Desa Sidodowo Kecamatan Modo. Menurut dia, bantuan sembako, obat, dan vitamin juga bakal segera didistribusikan bagi warga Desa Sidodowo. "Terkait masalah logistik masyarakat tidak perlu khawatir karena akan dicukupi," tandasnya.

Ia juga menjelaskan, personil gabungan TNI, Polri dan Satpol PP disiagakan di kawasan tersebut. Pengobatan massal dan ambulan keliling juga akan siaga beserta tenaga Kesehatan.

Menurutnya penyekatan di kawasan ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid -19 ke luar daerah Sidodowo. Satgas juga terus melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran klaster Sidodowo.

"Saat ini telah dilakukan tracing tidak hanya di Desa Sidodowo tetapi juga di desa tetangga yakni Desa Jatipayak. Penyekatan akan diperketat, isolasi juga dilakukan dari 4 Juni kemarin sampai dengan 14 hari mendatang, paparnya.

Bupati juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap patuh protokol Kesehatan. Bupati juga meminta warga meningkatkan kewaspadaannya dan berperan aktif dalam upaya memutus sebaran Covid-19. (OL-15)

BERITA TERKAIT