02 June 2021, 21:50 WIB

Pencarian Dua Korban Kapal Terbalik di Jambi Dihentikan Sementara


Solmi Suhar | Nusantara


PENCARIAN dua penumpang kapal kayu bermesin kecil atau pompong yang terbalik di alur pelayaran Sungai Pengabuan, wilayah Senyerang, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, sampai Rabu (2/6) malam belum membuahkan hasil dan dihentikan sementara.

Menurut Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Jambi Kornelis, pencarian
oleh Tim SAR gabungan akan dilanjutkan pada Kamis (3/6) pagi. Tim akan menyisir daerah sekitar lokasi kejadian dan bagian hilir alur sungai
Sungai Pengabuan yang berarus kuat dengan kedalaman mencapai 12 meter.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia, Tim SAR Gabungan harus berjuang keras mencari kedua penumpang pompong nahas, karena diwarnai turunnya hujan lebat disertai angin kencang.

"Menjelang sore turun hujan disertai angin kencang. Ini menjadi salah
pertimbangan tim untuk menghentikan sementara pencarian, dan akan
dilanjutkan besok pagi," kata Kapolres Tanjungjabung Barat Ajun
Komisaris Besar Guntur Saputro yang ikut melakukan pencarian dengan
kapal patroli Satuan Polair.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua korban yang hilang di Sungai
Pengabuan--sungai terpanjang kedua di Jambi--saat kapal pompong yang ditumpangi terbalik akibat dihantam arus setelah mati mesin di wilayah Senyerang, Selasa (1/6) tengah malam.

Kedua korban bernama Khairul Umum, 27 dan M Ratus, 22. Keduanya warga asal Kelurahan Senyerang. Sementara tiga penumpang lainnya selamat. (N-2)

BERITA TERKAIT