29 May 2021, 15:41 WIB

Video Asusila Pelajar SMP Tasikmalaya Diduga Libatkan Lima Pelaku


Kristiadi |

DUA pemeran video asusila yang diperankan pelajar SMP kelas IX Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam waktu 6 detik diduga telah dilakukan oleh lima orang. Video tersebut beredar luas di media sosial aplikasi chating dan keduanya tampak tidak memakai busana.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, pemeran video bugil yang dilakukan oleh siswa SMP Tanjungjaya tersebut ada dugaan berjumlah lima orang. Namun, di dalam video tersebut seorang siswi menjual diri dengan harga Rp200 ribu.

"Hasil keterangan dari yang ada di rekaman video diduga dilakukan oleh lima orang bersama siswi SMP dan kedua pasangan tersebut itu langsung menghebohkan masyarakat. Akan tetapi, selama ini belum diketahui motif dan tujuannya. Sampai sekarang kasusnya masih ditangani oleh petugas Satreskrim Polres Kabupaten Tasikmalaya," katanya, Sabtu (29/5).

Ia mengatakan, KPAID masih menunggu hasil dan tetap akan melakukan pendampingan kepada keluarga korban karena pasangan itu masih berstatus anak di bawah umur. Namun, kejadian tersebut sangat miris sekali dan menjadi preseden buruk dalam pergaulan di kalangan usia anak-anak. Dari hasil keterangan, seorang pelaku siswi sering menonton film porno dan mengaku ketagihan seks.
 
"Perempuan dalam video mengaku selama ini telah berhubungan suka sama suka. Dalam sepekan ia melakukan hubungan haram dengan lima pria berbeda-beda. Jadi, selama ini peran orangtua kurang pengawasan membatasi akses internet dan diduga pengaruh video porno sekarang mudah diakses lewat handphone. Tetapi di sini di kasus yang terjadi peran orangtua sangat penting supaya tetap mengawasi anak-anaknya," ujarnya.

 
Diberitakan sebelumnya, Polres Tasikmalaya menangkap dua pemeran video bugil yang diperankan pelajar SMP. Video asusila tersebut secara langsung telah menunjukkan aksi telanjang yang diperankan anak perempuan dan laki-laki masih di bawah umur. (OL-14)
BERITA TERKAIT