28 May 2021, 21:19 WIB

Bali Berharap Tetap Jadi Tuan Rumah Munas Kadin


Widhoroso | Nusantara

KEPALA Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa mengharapkan penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ke-VIII tetap dilaksanakan di Bali. Pasalnya, ajang ini bisa menjadi momentum bangkitnya pariwisata di Pulau Dewata.

Munas Kadin VIII sebelumnya direncanakan digelar di Bali, 2-4 Juni mendatang. Namun kemudian dibatalkan dan diundur hingga 30 Juni mendatang dengan lokasi tempat yang belum ditentukan. 

"Kami berharap mudah-mudahan bisa tetap diselenggarakan di Bali. Bagi dunia pariwisata yang terpenting adalah market. Kalau (Munas) berlangsung di Bali, ribuan peserta yang datang akan memberikan optimisme kepada insan-insan pariwisata kita," ungkap Putu Astawa dalam keterangannya, Jumat (28/5).

Namun, Astawa menyatakan keputusan dimana munas akan digelar berada di Kadin. Namun, ia menyayangkan jika Bali batal menjadi tuan rumah ajang ini.

"Pastilah sangat menyanyangkan karena kita kan yang paling terpuruk. Apalagi Bali selain memiliki tempat yang memadai dan juga berpengalaman. Munas ini akan memberikan optimisme," imbuh Astawa.

Keinginan agar Bali tetap ditunjuk sebagai tuan rumah Munas Kadin diungkapkan salah satu pelaku pariwisata Bali, Gede Dananjaya Siadja. Menurutnya, event ini akan berdampak terhadap kupansi hotel serta menambah permintaan penggunaan transportasi (sewa mobil) di Bali.

"Okupansi hotel mau tidak mau akan meningkat dengan kehadiran para peserta Munas. Dampaknya akan menambah income masyarakat di Bali," ungkapnya.

Nyoman Suharta, salah satu pelaku pariwisata di Bali lainnya, juga  berharap yang sama. "Sangat disayangkan kalau dipindah atau batal diadakan di Bali. Pelaksanaan Munas Kadin tentu dapat membantu masyarakat Bali dan roda perekonomian akan berputar di tengah kondisi sekarang," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan penyelenggaraan Munas Kadin di Bali akan membantu pemulihan pariwisata Bali yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Ia yakin, Kadin akan tetap membantu pemulihan pariwisata Bali dengan tetap menggelar munas di Pulau Dewata. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT