19 May 2021, 18:04 WIB

Pemkab Cianjur Siapkan 60 Ribu Alat Tes Swab Gratis


Benny Bastiandy | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan 60 ribu alat tes usap PCR. Alat tersebut akan digunakan untuk memeriksa warga pendatang yang berada di Cianjur untuk memastikan kondisi kesehatan warga yang melakukan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan pengadaan alat tes usap PCR itu sebagai upaya mendeteksi penyebaran covid-19, terutama pasca-Idul Fitri yang kemungkinan terbawa warga dari luar daerah. Alat tes usap PCR itu akan disebar ke semua puskesmas.

"Sekarang kita akan sebarkan 60 ribu alat swab ke semua puskesmas. Itu gratis. Ini semua untuk antisipasi dan mendeteksi penyebaran covid-19 agar cepat terkendali seandainya ada temuan kasus baru," kata Herman ditemui di Pendopo Cianjur, Rabu (19/5).

Hingga Selasa (18/5), kasus konfirmasi covid-19 di Cianjur mencapai 5.168 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.380 orang sudah selesai isolasi atau dinyatakan sembuh, 538 orang masih dalam proses, 136 orang meninggal dunia, serta 114 orang beralamat di luar Cianjur.

"Di minggu pertama pascaIdul Fitri, yang terdampak covid-19 hanya 80 orang. Ini paling kecil di minggu ini," tuturnya.

Namun Herman masih menyimpan kekhawatiran terjadi potensi penambahan kasus baru covid-19. Terutama dari warga pendatang ataupun warga Cianjur yang pulang kampung saat Lebaran. "Ini yang kami khawatirkan," imbuhnya.

Karena itu, lanjut Herman, ia menginstruksikan satuan tugas di semua tingkatan pemerintahan hingga ke RT dan RW mendata secara akurat data warga yang datang dari luar daerah. Mereka juga diharuskan melapor ke pihak puskesmas agar segera dilakukan tes usap.

"Ini untuk memudahkan tracing dan tracking seandainya ditemukan ada yang konfirmasi positif," pungkas Herman. (OL-15)

BERITA TERKAIT