18 May 2021, 16:59 WIB

Juru Mudi Perahu Jadi Tersangka Tewasnya 9 Orang di Kedung Ombo


Widjajadi | Nusantara

POLRES Boyolali, Jawa Tengah menetapkan GTS, 13 tahun dan K, sebagai tersangka kasus terbaliknya perahu yang menewaskan 9 penumpang di  Waduk Kedung Ombo (WKO). GTS merupakan pengemudi perahu sementara K merupakan pemilik perahu.

"Dari hasil pemeriksaan saksi dan gelar perkara, serta bukti bukti, penyidik Polres Boyolali menetapkan dua tersangka, yakni GTS dan K,  pemilik perahu dan warung apung," ungkap Kapolres Boyolali, Ajun Komisaris Besar Polisi, Morry Ermond, Selasa siang (18/5) di kantornya.

Dia paparkan, ada sedikitnya 15 saksi yang diminta keterangan, termasuk di dalamnya perangkat Pemeritah Desa Wonoharjo, Kemusu, pengurus karang taruna dan juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, serta sejumlah penumpang selamat.

Dalam penuntasan kasus perahu terbalim itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebuah perahu motor warna putih berbahan fiberglass ukuran panjang 61 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi lambung 0,6 meter dengan mesin perahu merek Yamaha Enduro 25 PK, 14 buah sandal, satu potong jaket jumper warna abu-abu, dan kerudung warga cokelat.

Kecelakaan air di Waduk Kedung Ombo itu berawal dari naiknya 20 wisatawan lokal ke perahu yang dikemudikan GTS dengan tujuan warung apung Gako, milik K pada Sabtu siang (15/5). Perahu sarat penumpang itu kemudian terbalik setelah muncul kepanikan sebagian besar penumpang di bagian depan.

"Penumpang berdiri karena panik air mulai masuk ke perahu, sehingga diduga keseimbangan tidak terkendali dan terbalik kemudian tenggelam," imbuh Kapolres.

11 penumpang berhasil diselamatkan dan dievakuasi, sementara 9 penumpang lainnya hilang, dan ketika dikeyemukan sudah menjadi mayat. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT