18 May 2021, 08:40 WIB

Kasus Covid-19 di Klaten Meningkat Pascalebaran 2021


Djoko Sardjono | Nusantara

KASUS aktif covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, menunjukkan tren meningkat pasca-Lebaran 2021. Karena itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Cahyono Widodo, Senin (17/5), melaporkan kasus aktif bertambah 54 orang. Namun, kali ini terdapat 40 pasien sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

Sementara itu, akumulasi kasus covid-19 di Klaten, hingga saat ini, mencapai 8.359 orang. Dari jumlah itu, 7.452 orang dinyatakan sembuh, 547 meninggal dunia, dan sebanyak 360 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri.

Baca juga: Kota Palembang Tambah Ruang Isolasi Antisipasi Lonjakan Covid

Menurut Cahyono, dari penambahan 54 kasus aktif covid-19, sebanyak 28 orang di antaranya merupakan kontak erat, 5 dimungkinkan tertular ketika berada di luar daerah, dan 21 orang lainnya terpapar saat beraktivitas di Klaten.

Perlu dilaporkan, penambahan kasus terkonfirmasi positif baru itu berasal dari 20 kecamatan di Klaten. Yakni, Kecamatan Cawas (4), Delanggu (4), Gantiwarno (6), Karangnongko (3), Jogonalan (2), dan Karangdowo (2).

Selain itu, dari Kecamatan Klaten Selatan (1), Klaten Utara (3), Manisrenggo (4), Polanharjo (1), Prambanan (2), Trucuk (2), Tulung (4), Wedi (5), Ngawen (1), Pedan (1), Kemalang (1), Kalikotes (5), Juwiring (1), dan Karanganom (2).

Di sisi lain, lanjut Cahyono, 40 pasien yang sembuh, sebelumnya dirawat di rumah sakit/isolasi mandiri. Sekalipun sudah sembuh, mereka tetap diharuskan untuk isolasi di rumah minimal selama tujuh hari agar benar-benar sehat.

Kemudian, tiga orang meninggal dunia, dua dilaporkan terkonfirmasi positif covid-19, yakni warga asal Kecamatan Pedan dan Ngawen. Dan, satu orang lainnya pasien dari Kecamatan Bayat yang menjalani perawatan.

"Perkembangan kasus covid-19 di Klaten masih mengkhawatirkan. Karena itu, kami ingatkan kembali kepada masyarakat agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Cahyono yang juga Kepala Dinas Kesehatan Klaten. (OL-1)

BERITA TERKAIT