18 May 2021, 07:15 WIB

Kota Palembang Tambah Ruang Isolasi Antisipasi Lonjakan Covid


Dwi Apriani | Nusantara

KASUS positif Covid-19 di Kota Palembang, Sumatera Selatan terus meningkat pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Namun kenaikan jumlah positif ini juga diimbangi dengan bertambahnya jumlah angka kesembuhan.

Seketaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan saat ini tren kasus terkonfirmasi masih mengalami kenaikan. "Kalau kita lihat tren masih naik namun untuk kasus positif ada penurun, seperti per 14 Mei 56 kasus dan kemarin turun jadi 50 kasus," ujar Dewa, kemarin.

Begitu juga untuk tingkat kesembuhan yang semakin hari semakin menunjukkan peningkatan. "Untuk tingkat hunian ruangan sebelumnya mencapai 54 persen dan posisi kemarin menjadi 59 persen. Artinya ada peningkatan," beber dia.

Karena itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel untuk penggunaan wisma atlet jika nanti kekurangan.

"Ada 18 rujukan rumah sakit yang ada di Palembang makanya tinggal koordinasi lapangan diknas kesehatan dan provinsi jika ada terkonformasi positif," ungkapnya.

Ratu Dewa berharap RS Bari berdasarkan  yang disampaikan jika ada yang terkonfirmasi diluar Palembang bari tak bisa menolak sesuai rujukan. "Dan ini memang kita akui di RS Bari ini kurang dan besok saya rapatkan lagi dengan RS Bari untuk meminta paparan detail terkait tingkat hunian ini," jelasnya.

Bahkan ia berencana akan menambah ruangan isolasi di RS Bari untuk menampung lebih banyak lagi. "Rencana akan ada penambahan hingga 20 sampai 30 ruangan di RS Bari namun kita sesuaikan dulu sarana dan prasarananya," ungkap dia.

Sementara itu, Yudhi Setiawan, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang mengatakan terkait pemanfaatan wisma atlet Jakabaring Palembang untuk pasien covid-19 pihaknya masih menunggu info resmi dari Dinkes Provinsi Sumsel.

"Kita susah koordinasi dengan Dinkes Provinsi. Dan rencana di buka tanggal 17 mei tapi kami belum dapat info resmi dari pihak Dinkes Provinsi Sumsel," tegas dia.

Saat ini, untuk data bad occupancy rasio (BOR)  di rumah sakit sampai dengan tanggal  16 Mei adalah 59,6 persen. "Terisi 562 tempat tidur dari kapasitas 848 tempat tidur. Angka di atas 50 persen dan sudah tidak baik," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Positif Covid-19 Sembuh di Riau Bertambah 602 Orang

 

BERITA TERKAIT