17 May 2021, 10:35 WIB

Arus Balik Jalur Sigli-Banda Aceh Ramai di Malam Hari


Amir MR | Nusantara

GELOMBANG arus balik di jalur Nasional Sigli, Kabupaten Pidie-Banda Aceh, Ibukota Provinsi Aceh mulai terjadi pada Minggu (16/5) malam hingga Senin (17/5). Mereka adalah para pedagang, karyawan perusahaan, pegawai negeri sipil (PNS), mahasiswa dan perantau lainnya yang ingin kembali ke Banda Aceh.

Sebelumnya sebagian mereka pulang berlebaran bersama keluarga di kampung halaman wilayah utara dan timur Aceh seperti Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa serta Kabupaten Aceh Tamiang. Sebagian lainnya mudik ke wilayah tengah dan tenggara misalnya Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Amatan Media Indonesia, arus balik paling padat terjadi pada Minggu malam hingga Senin dini hari. Mereka memilik saat malam hari supaya mengurangi dari kemacetan di beberapa titik pusat kota kecamatan di sepanjang jalur itu. Apalagi pengguna kenderaan roda dua atau sepeda motor harus jalan saat malam hari guna terhindar dari terik mata hari sepanjang ratusan kilometer jalur nasional tersebut.

Karena padatnya arus balik yang ingin kembali beraktiviad di Banda Aceh, sehingga kenderaan harus merangkak puluhan kilometer di kawasan Kabupaten Pidie hingga Aceh Besar. Itu sebabnya waktu tempuh jalur darat dari Lhokseumawe-Banda Aceh yang biasan sekitar 8 jam, sekarang bisa mencapai 10 hingga 12 jam.

Titik kemacetan paling parah antara lain terjadi Kota Bireuen Kabupaten Bireuen, Ulee Gle Kabupaten Pidie Jaya, Lueng Putu Pidie Jaya, Beureunuen Kabupaten Pidie, Caleue Pidie, dan Grong-Grong Pidie.

" Harus balik segera, paling lambat Senin subuh sudah tiba di Banda Aceh, karena Senin pagi harus masuk kerja" tutur Muslem, seorang warga Kota Sigli Kupaten Pidie.

Arus balik di jalur Nasional Sigli-Banda Aceh diperkirakan sedikit reda pada Senin siang. Apalagi para pengguna seperda motor seperti mahasiswa yang menghindari terik matahari sepanjang jalur tersebut. Arus lalu lintas bisa kembali ramai pada sore hari, karena suasana udara sejuk di sepanjang kawasan pengunungan Seulawah mulai menyapa pengguna jalan. (OL-13)

Baca Juga: Masuk Musim Kemarau 8 Kecamatan di Temanggung Siaga Kekeringan

 

BERITA TERKAIT