16 May 2021, 11:45 WIB

649 Kendaraan Luar Daerah Diputar Balik di Pos Prambanan


Djoko Sardjono | Nusantara

SEBANYAK 649 dari 3.124 kendaraan roda empat berpelat luar daerah dipaksa putar balik di pos penyekatan Jawa Tengah-DI Yogyakarta di Prambanan. Kendaraan yang diputar balik itu meliputi kendaraan arus mudik dan balik Lebaran 2021 sampai Sabtu (15/5).

Kepala Satuan Lalulintas Polres Klaten, AK Abipraya Guntur S, mewakili Kapolres AKB Edy Suranta Sitepu, Minggu (16/5), mengungkapkan operasi penyekatan kendaraan arus mudik dan balik di Jl Solo-Yogyakarta itu melibatkan jajaran Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Pemkab Klaten.

"Hingga Sabtu (15/5), sebanyak 3.124 kendaraan arus mudik dan arus balik Lebaran yang diperiksa petugas di pos penyekatan Prambanan. Dari jumlah itu, 649 kendaraan luar daerah yang dipaksa putar balik," katanya seusai operasi penyekatan di Prambanan.

Teknis pelaksanaan operasi penyekatan kendaraan arus balik, menurut Abipraya, sama seperti operasi penyekatan pemudik. Pengendara yang dihentikan pun diperiksa apakah memiliki surat keterangan perjalanan dinas, atau surat keterangan bebas covid-19.

"Saat penumpang diperiksa ada indikasi batuk pilek atau tak bisa menunjukkan surat bebas covid-19, dilakukan tes genose atau swab antigen. Jika hasil negatif bisa meneruskan perjalanan, tapi kalau positif diputar balik atau dirujuk ke rumah sakit terdekat," jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa selama 10 hari Operasi Ketupat Candi 2021 sebanyak 649 dari 3.124 kendaraan berpelat nomor luar daerah yang dipaksa putar balik, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran. Sedangkan pemudik yang diswab antigen tercatat 280 orang.

Menurut Kasatlantas, kegiatan operasi penyekatan kendaraan arus balik pemudik akan dilaksanakan sampai berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2021, Senin (17/5). Kegiatan operasi ini merupakan upaya antisipasi pencegahan dan pengendalian persebaran covid-19. (OL-13)

Baca Juga: Puncak Arus Balik Penyekatan di Jateng Dipertebal

 

 

 

BERITA TERKAIT