13 May 2021, 18:32 WIB

Pelabuhan Bakauheni akan Terapkan Skrining Tambahan


Yanti Nainggolan | Nusantara

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memberlakukan skrining ganda di Pelabuhan Bakauheuni, Lampung. Tujuannya, mencegah lonjakan kasus covid-19 pascamudik Lebaran.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan tindakan itu mengacu pada Surat Keputusan Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 46/05/2020 tentang Antisupasi Perjalanan Masyarakat dalam Arus Balik Idulfitri 2021.

"Kepala daerah, khususnya Sumatera, wajib melakukan pemeriksaan teliti dan cermat pada dokumen PCR, antigen, atau GeNose," ujar Wiku dalam konferensi pers, Kamis (13/5).

Baca juga: Catatan Kemenhub, 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek

Wiku menyebut akan ada tes tambahan bagi pelaku perjalanan yang melewati Pelabuhan Bakaheuni, sebagai perbatasan Jawa dan Sumatera. Satgas Covid-19 Lampung diminta untuk membentuk satgas khusus terkait kebijakan tersebut.

Adapun satgas itu diketuai Kepala Kapolda Lampung dengan Wakil Komandan Korem (Danrem). Mereka melakukan pemeriksaan seluruh dokumen dan berhak melakukan pelarangan bagi pelaku perjalanan yang hendak menyeberang ke Jawa. Dalam hal ini, jika tidak memenuhi syarat yang diminta.

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Arus Logistik Malah Meningkat

"Kebijakan tambahan ini pencegahan. Pemda punya andil besar untuk menyaring pelaku perjalanan," imbuh Wiku.

Lalu, pelaku perjalanan dari Sumatera akan diminta untuk menyiapkan surat keterangan negatif covid-19 ketika sampai di Pelabuhan Bakaheuni. Namun, bila diragukan petugas, mereka akan diminta melakukan tes lagi di tempat.

Terkait hasil pemeriksaan negatif covid-19, Wiku mengingatkan bahwa dokumen itu berlaku selama 3x24 jam hingga 17 Mei 2021. Setelahnya, yakni 18-24 Mei 2021, dokumen hanya berlaku 1x24 jam.(OL-11)

BERITA TERKAIT