12 May 2021, 16:47 WIB

KKP: Budidaya Laut dari Natuna Jadi Andalan Ekspor RI


Insi Nantika Jelita | Nusantara

DIREKTUR Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto, komoditas budidaya laut seperti ikan kerapu juga menjadi salah satu komoditas andalan ekspor Indonesia.

“Meski pandemi, ekspor perikanan nasional masih jalan terus. Selain udang, ikan kerapu juga menjadi salah satu komoditas andalan ekspor kita. Seperti ikan kerapu hasil budidaya Kabupaten Natuna yang terus berjalan," ucapnya dalam keterangan, Rabu (12/5).

Baca juga: Penumpang Pesawat Turun, Kapolri: Tetap Waspadai Arus Balik

Kabupaten Natuna dinilai memiliki potensi budidaya ikan laut dan posisinya dekat dengan Hongkong yang diharapkan bisa menaikkan devisa negara di tengah pandemi.

"Hingga April 2021, Kabupaten Natuna telah melakukan aktivitas ekspor ikan laut sebanyak empat kali dengan total mencapai kurang lebih 50,8 ton. Harapannya, bukan hanya di Natuna saja tapi daerah lain pun sama,” tutur Slamet.

Dia menyebut, ikan kerapu merupakan salah satu komoditas hasil perikanan budidaya laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi di pasar regional maupun internasional.

“Budidaya ikan kerapu akan terus kita dorong potensinya. Karena selain keunggulannya yang menguntungkan, juga bisa berdaya saing dan berkelanjutan,” tambahnya.

Oleh karenanya, sambung Slamet, KKP terus mendorong agar selama masa pandemi, semakin banyak perusahaan yang melakukan ekspor ikan kerapu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Zakimin Yusuf menambahkan, budidaya kerapu selain menambah pendapatan juga dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat Natuna. Seperti di Kecamatan Bunguran Barat dan Pulau Tiga sebagai sentra budidaya kerapu.

"Kami berupaya budidaya ikan laut harus terus dikembangkan karena kegiatan ekspor ke Hongkong telah berjalan lama di Natuna. Rencananya akan menjadikan Natuna sebagai kawasan ekonomi khusus di bidang kelautan dan perikanan,” tandasnya. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT