07 May 2021, 17:25 WIB

Mudik Antarkota di Jateng Tetap Dilarang


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMPROV Jawa Tengah (Jateng) tetap melakukan pelarangan mudik antarkota di wilayah provinsi setempat. Kecuali untuk alasan-alasan khusus seperti kerja di kota lain atau mengantar orang sakit dan lainnya.

Hal itu sampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai melakukan Ground Breaking pembangunan Masjid Agung Banyumas di Kota Purwokerto Jumat (7/5). "Kalau kerjanya antarkabupaten dipersilakan. Dalam kondisi terdesak seperti ingin melahirkan, atau ada sanak saudara yang tengah sakit dan harus melalui antarkabupaten dipersilakan," kata Ganjar.

Gubernur mengakui sampai sekarang masih banyak masyarakat yang nekat mudik meski sudah ada larangan. "Banyak di antara warga yang kemarin saya temui masih saja nelat karena mau lamaran. Padahal sebetulnya, lamaran bisa ditunda, karena sudah ada larangan dari pemerintah mulai 6-17 Mei," katanya.

Sementara saat berada di Pos Pengamanan Ajibarang tepatnya di Jembatan Timbang, Ganjar memerintahkan petugas untuk tidak hanya fokus pada  kendaraan kecil pengangkut orang. Dia meminta sejumlah truk pengangkut barang ditepikan untuk diperiksa muatannya. “Itu truk juga tolong diperiksa, jangan-jangan dalamnya bawa orang,â€?ujar Ganjar pada petugas.

Beberapa truk kemudian ditepikan ke dalam jembatan timbang untuk diperiksa. Truk boks muatan paket maupun truk muatan barang bertutup terpal semua diperiksa muatannya. Sopir diminta turun dan membuka bak muatannya. Ganjar bahkan ikut memeriksa truk-truk itu. (OL-15)

BERITA TERKAIT