07 May 2021, 11:05 WIB

Lucy Siap Lanjutkan Rencana Ekspansi ke Daerah


Mediaindonesia.com | Nusantara

MESKI pandemi covid-19 masih berlangsung di Tanah Air, hal itu tidak menyurutkan sejumnlah investor untuk menanamkan modal. Hal itu seperti ditunjukan  PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, pemilik & pengelola Lucy in The Sky.

Mereka sudah berkomitmen untuk berakspansi ke berbagai daerah di Tanah Air. Untuk mencari dana tersebut, merela resmi melantai di bursa saham pada (5/5). Perseroan telah melepas 337.500.000 lembar saham atau 32,61% kepemilikan setelah Initial Publc Offering (IPO) dengan target raihan dana sebesar Rp37,75 miliar. Setelah melakukan penawaran umum perdana, saham emiten berkode LUCY melesat 10 poin setelah dibuka di level 100 dan kini berada di level 110 dengan volume saham 8,40 ribu.

Baca juga: IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Mayoritas Bursa Saham Global

“Saat itu, kami melihat potensi yang sangat besar di area SCBD Jakarta untuk dapat meramaikan industri f&b dengan konsep yang berbeda. Maka dari itu kami hadirkan Lucy in The Sky sebagai pionir restoran dengan konsep outdoor di Indonesia,” kata salah satu Co-Founder Lucy in The Sky dan juga Co-Founder Potato, Piri Sudjarwo.

Piri menambahkan, setelah resmi melantai di bursa saham Indonesia, Ia yakin dengan rencana pengembangan Lucy in The Sky. "Tentunya hal ini menjadi tonggak baru bagi perseroan untuk melanjutkan rencana bisnisnya ke depan dan melebarkan sayapnya dengan menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk masyarakat Indonesia.”

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. sebagai pemilik sekaligus pengelola Lucy in The Sky berencana menggunakan dana yang diraih perseroan untuk modal kerja, pembayaran sewa gerai, proses rekrutmen, pelatihan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia, pengembangan sistem yang terintegrasi untuk pengelolaan gerai, biaya pemasaran, dan renovasi gerai Lucy in The Sky di SCBD. Adapun detail ekspansi yang akan dilakukan perseroan yaitu akan membuka tujuh gerai dengan menawarkan konsep tempat yang berbeda yaitu, Lucy in The Sky – Rooftop Garden, Lucy by The Beach, dan Park by Lucy in The Sky. Semuanya menawarkan konsep dengan suasana Tropical Bohemian serta tempat duduk outdoor dan semi outdoor.

“Bidang f&b memiliki tantangan tersendiri, terlebih saat ini dunia masih dihantam krisis pandemi covid-19 yang membuat bergugurannya berbagai lini bisnis, tak terkecuali f&b yang paling terdampak. Namun, Lucy mampu menjawab tantangan tersebut karena perusahaan memiliki rencana yang matang serta kreativitas tanpa batas, sehingga mampu memenuhi kebutuhan custome,” kata Piri lagi.

Lucy in The Sky merupakan bagian dari Syah Establishment yang mengelola berbagai lini bisnis dari mulai hotel hingga restoran. “Saham Lucy in The Sky sendiri yang saya miliki sudah sepenuhnya saya lepas kepemilikannya kepada PT Calvin Recapital Asia. Namun  saya sangat yakin ke depannya Lucy in The Sky bisa terus berkembang, tidak hanya di pasar domestik saja, namun mampu berkancah hingga pasar internasional,” ujar Piri. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT