05 May 2021, 13:20 WIB

Gubernur Jateng Minta Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan


mediaindonesia.com | Nusantara

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut data terbaru dari Satgas Covid-19 pusat yang menyebutkan dua daerah di Jateng masuk zona merah lagi, berbeda. Berdasarkan datanya, zona merah Jateng saat ini di Kabupaten Brebes.

“Satgas pusat selalu berbeda dengan kita, catatan kita yang terakhir kemarin kabupatennya Brebes,” ucap Ganjar ditemui di kantornya, Rabu (5/5).

Ganjar mengatakan, kekeliruan juga terjadi beberapa kali seperti saat Satgas menyebut ada peningkatan kasus hingga soal angka kematian yang beberapa waktu lalu Jateng disebut tertinggi.

“Kalau dari Satgas kemarin catatan yang kita juga mengalami kenaikan itu datanya beda juga termasuk yang angka kematian, yang kemudian kita dikatakan tertinggi, maka setelah kita cek ternyata ada data inject,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Ganjar meminta masyarakat untuk tidak kendor dan semakin ketat menjaga protokol kesehatan. Ganjar pun mendapat laporan salah seorang Bupati yang mengizinkan event olahraga dan memintanya untuk menarik ijin tersebut.

“Sekarang tidak ada yang dikecualikan, semua harus makin ketat. Ketika kemarin saya dapat laporan ada satu bupati mengijinkan event, maka segera harus tarik lagj ijin itu,” tegasnya.

Sebagai informasi, Satgas Penanganan COVID-19 memperbarui data zona merah korona. Per 2 Mei 2021, ada sedikit penurunan setelah ada peningkatan tiga kali lipat di pekan sebelumnya.

Mengutip data di situs covid19.go.id, total ada 14 daerah yang masuk zona merah pekan ini. Turun dibanding 19 kabupaten/kota pada periode pekan lalu.

Beberapa daerah di Jawa sayangnya masuk lagi ke zona merah, setelah sebelumnya tidak ada zona merah. Daerah di Jawa itu adalah Bandung Barat, Kota Tasikmalaya di Jawa Barat, serta Semarang, dan Kota Salatiga di Jawa Tengah. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT