05 May 2021, 12:52 WIB

Polres Klaten Awasi Ketat Jalur Tikus di Perbatasan Jateng-DIY


Djoko Sardjono | Nusantara

POLRES Klaten, Jawa Tengah, mulai mengawasi jalur tikus yang mungkin akan dilintasi pemudik Lebaran 2021. Satuan Lalulintas Polres Klaten  mencatat ada sekitar 20 jalur tikus yang tersebar di perbatasan antara Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

"Pemerintah memutuskan pelarangan mudik Lebaran, 6-17 Mei 2021. Karena itu, Polres Klaten tak hanya fokus mengawasi pemudik yang akan melintas di jalan raya. Jalur tikus pun diawasi," kata Kasatlantas AK Abipraya  Guntur Sulastiasto.

Saat ditemui di Mapolres Klaten, Rabu (5/5), Kasatlantas menjelaskan jalur tikus akan diawasi secara ketat mulai diberlakukannya aturan larangan mudik, 6-17 Mei 2021. Jajaran Polsek dan Satgas Covid-19 akan dilibatkan dalam pengawasan jalur tikus.

Menurut Abipraya, jalur tikus pun telah dipetakan. Ada sekitar 20 jalur tikus yang mungkin akan dilintasi pemudik untuk lolos dari penyekatan di perbatasan Jateng-DIY di Prambanan. Maka, jalur tikus di wilayah  perbatasan akan dijaga petugas, 6-17 Mei 2021.

Terkait operasi yustisi di perbatasan Jateng-DIY di Prambanan yang digelar sejak 24 April lalu, Kasatlantas mengatakan kendaraan berpelat luar daerah diperiksa. Pun penumpang yang tidak membawa surat keterangan bebas covid-19 dilakukan tes swab antigen.

"Selama pelaksanaan operasi yustisi, sebanyak 50 orang luar daerah yang menjalani tes swab antigen di Pos Lantas Prambanan. Hasilnya, seluruhnya negatif. Dan, mereka diperbolehkan melintas lewat wilayah Kabupaten  Klaten," kata Kasatlantas Abipraya.

Sementara itu, Polres Klaten menyiapkan tiga pos pengamanan (pospam) Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Delanggu, Jatinom, dan Prambanan, serta satu pos pelayanan (posyan) masyarakat di Alun-alun Klaten. Dan, tiap  pospam maupun posyan dijaga personel gabungan.

Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu menambahkan, bahwa sebanyak 452 pemudik sudah tiba di Klaten. Untuk antisipasi dan pencegahan penularan covid-19, pemudik yang baru datang dari perantauan wajib  karantina mandiri di rumah masing-masing.

"Kedatangan pemudik di Klaten terus dipantau, guna antisipasi dan pencegahan penularan covid-19. Untuk itu, Satgas Penanganan Covid-19 tingkat desa, RT/RW, dan Jogo Tonggo sangat berperan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19," pungkasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT