05 May 2021, 12:36 WIB

98% Kamar di RS Pulau Galang Batam Sudah Terisi Pasien Covid-19


Hendri Kremer | Nusantara

GUBERNUR Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) memberikan contoh kepada masyarakat karena banyak kasus yang terjadi akibat ketidak disiplinan ASN dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

"Ini penting, sebab kasus Covid-19 tidak akan turun jika aparatnya tidak pro aktif dalam menghadapi pandemi ini. Jangan bosan untuk menyampaikan ke masyarakat tentang bahaya dari penyebaran virus," kata Gubernur Ansar Ahmad, Rabu (5/5).

Menurut dia, dalam penanganan Covid-19, ASN harus berada pada posisi terdepan dalam mengedukasi, menyosialisasikan dan mengaplikasikan protokol kesehatan. Walaupun program vaksin sudah berjalan. Apa lagi akhir-akhir ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di Kepri.

baca juga: Kasus Covid-19

Dia memberikan contoh, misalnya menyiapkan tempat cuci tangan dan  membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta selalu menggunakan masker saat harus keluar rumah untuk keperluan  tertentu. Harus ada upaya saling bekerjasama dan bergotong royong agar masalah ini cepat teratasi. ASN dalam hal ini harus menjadi garda terdepan.

"Mereka belum menganggap covid ini berbahaya bagi kelangsungan bangsa ke depan. Hal ini tentunya bukan program percepatan malah sebaliknya,"  kata gubernur.

Tiga hal penting yang sangat terpengaruh oleh Covid-19 , kata Gubernur di antaranya  bidang kesehatan, perekonomian, dan sosial. Untuk itu pemerintah terus melakukan penanganan dengan cepat dan tepat. Di Batam, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang Batam sudah terisi 98% pasien covid-19, dengan 50- kamar isolasi yang penuh.
 
Tim Gugus Pemulangan PMI telah menyiapkan tempat karantina pasien Covid-19. Antara lain, Rusun BP Batam Tanjung Uncang (isolasi), Rusun Pemko Batam Tanjung Uncang (isolasi), Rusun Putra Jaya Tanjung Uncang (isolasi), dan Hotel Vanila Nagoya  (isolasi mandiri).

"Ini sebagai antisipasi, dari membludaknya Covid-19 di Batam. Jadi kita memiliki tempat cadangan," kata Wali Kota Batam Rudi.

Gubernur menambahkan  warga harus menerapkan protokol kesehatan, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan demi memutus mata rantai penularan virus korona, Data yang didapat dari petugas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau ada tambahan 58 orang terpapar Covid-19. Hingga kini, total pasien Covid-19 mencapai 7.004 orang. Hendri Kremer. (OL-3)

BERITA TERKAIT